SMPN 1 Lamongan dikalahkan di babak semifinal (19-9). Selasa (20/6) di partai puncak, SMPN 2 Lamongan memetik kemenangan dramatis dengan hanya selisih setengah bola (24-23) atas MTs Maslakul Huda (Masda) Paciran, tim yang menjadi juara grup 1 di babak penyisihan.
Kepala SMP Negeri 2 Lamongan, Sujarno, mengatakan, prestasi ini berkat kegiatan esktrakulikuler yang dilakukan di sekolah secara intens. “Alhamdulillah, ini merupakan upaya kami dalam mewadahi minat bakat siswa, sekaligus mencetak generasi yang berkarakter,” ujarnya.
Di kelompok putri, MTs Maarif 11 Tarshib Paciran meraih juara setelah mengalahkan SMPN 3 Lamongan dengan skor 21 - 14. Manajer Tim MTs Maarif 11 Tarshib Paciran, Ahmad Purnomo, mengatakan, dari sekian turnamen yang diikuti sebelumnya, maksimal prestasi tim putri hanya runner-up. “Alhamdulillah saya sangat senang dan bangga, mudah-mudahan ini awal yang baik untuk ke depannya,” ujarnya.
Menurut dia, regenerasi basket di lembaganya berjalan bagus. Sebelum masuk MTs, dilakukan penjaringan di tingkat madrasah ibtidaiyah. “Jadi kalau masuk MTs tinggal pengembangan untuk lebih berprestasi,” tuturnya.
Perwakilan Bidang Kompetisi Pengkab Perbasi Lamongan, Arif Rijayanto, menuturkan, kompetisi basket digelar untuk menjaring bibit muda atlet basket di Lamongan. Harapannya, bisa lahir atlet yang profesional dan mengharumkan nama Lamongan. “Luar biasa melihat animo peserta yang bersama-sama ingin memajukan Perbasi Lamongan,” katanya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto