Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Luis de la Fuente Ingatkan Spanyol Jangan Terlena, Belgia Bisa Jadi Batu Sandungan Menuju Semifinal Piala Dunia 2026

Hakam Alghivari • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:07 WIB

 

Timnas Spanyol akan hadapi Belgia, Sabtu (11/7) dini hari. (INSTAGRAM TIMNAS SPANYOL)
Timnas Spanyol akan hadapi Belgia, Sabtu (11/7) dini hari. (INSTAGRAM TIMNAS SPANYOL)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM  – Timnas Spanyol memang sedang menjadi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026. Rekor panjang tanpa kekalahan, permainan yang semakin matang, hingga keberhasilan menyingkirkan Portugal membuat kepercayaan diri La Roja melambung tinggi.

Namun, di balik euforia yang sedang melanda publik Spanyol, pelatih Luis de la Fuente justru memilih meredam optimisme tersebut. Baginya, rasa percaya diri yang berlebihan bisa menjadi awal dari kegagalan.

Dilansir dari Marca, De la Fuente berulang kali mengingatkan para pemain bahwa Belgia bukan lawan yang boleh dipandang sebelah mata, meski Spanyol datang dengan status unggulan.

Baca Juga: Prediksi Starting XI Argentina: Scaloni Andalkan Duet Messi-Alvarez di Perempat Final Piala Dunia

"Kami tidak takut kepada siapa pun, tetapi kami menghormati semua lawan," menjadi pesan yang terus digaungkan di ruang ganti La Roja.

Rekor 35 Laga Tanpa Kekalahan Tak Membuat Spanyol Besar Kepala

Kemenangan atas Portugal melalui gol Mikel Merino memastikan langkah Spanyol ke perempat final sekaligus memperpanjang catatan impresif mereka menjadi 35 pertandingan resmi tanpa kekalahan.

Rekor tersebut membuat banyak pihak mulai menjagokan Spanyol sebagai kandidat terkuat peraih trofi.

Baca Juga: Prediksi Skor Perempat Final Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris, Haaland Tantang Dominasi Three Lion

Namun menurut Marca, suasana itu tidak terlihat di dalam skuad. De la Fuente justru menanamkan filosofi bahwa setiap pertandingan dimulai dari skor 0-0 dan setiap lawan layak dihormati.

Pendekatan itu menjadi salah satu alasan mengapa Spanyol mampu menjaga konsistensi dalam beberapa tahun terakhir.

Courtois Jadi Alasan Utama Spanyol Tak Berani Meremehkan Belgia

Meski performa Belgia sepanjang turnamen tidak terlalu meyakinkan, Spanyol memahami kualitas individu lawannya.

Sorotan utama tertuju kepada Thibaut Courtois. Kiper Real Madrid itu dinilai masih menjadi penjaga gawang terbaik dunia dan mampu mengubah jalannya pertandingan seorang diri.

Marca menyebut, sebelum memikirkan cara mengalahkan Belgia, Spanyol lebih dulu harus menemukan cara menaklukkan Courtois.

Di depannya masih berdiri lini tengah yang dikomandoi Youri Tielemans, kreativitas Charles De Ketelaere, kecepatan Jérémy Doku, kualitas Leandro Trossard, hingga pengalaman Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku.

Baca Juga: Prediksi Skor Perempat Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia, Adu Tajam Dua Raksasa Eropa

Deretan pemain tersebut membuat Belgia tetap berbahaya meski tidak lagi berada pada masa keemasan seperti beberapa tahun lalu.

Bangkit dari Ambang Kekalahan, Belgia Datang dengan Mental Berbeda

Salah satu alasan Spanyol menaruh respek tinggi adalah perjalanan Belgia menuju perempat final.

Menurut Marca, Belgia nyaris tersingkir saat tertinggal dua gol dari Senegal hingga menit ke-86 pada babak 16 besar. Namun mereka mampu mencetak comeback dramatis dan menang 3-2 melalui penalti di penghujung babak tambahan.

Kemenangan seperti itu dinilai mampu mengangkat moral seluruh pemain.

Bagi De la Fuente, tim yang baru saja selamat dari situasi sulit sering kali menjadi lawan paling berbahaya di fase gugur. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#belgia #spanyol #piala dunia 2026