Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Haaland dan Gabriel Bertemu Lagi, Rivalitas Premier League Berlanjut di Panggung Piala Dunia

Hakam Alghivari • Minggu, 5 Juli 2026 | 15:31 WIB

 

Erling Haaland berduel ketat dengan Gabriel, keduanya akan bertemu lagi di 16 besar Piala Dunia 2026, antara Brasil vs Norwegia, Snein (6/7) dini hari. (INSTAGRAM ERLING HAALAND)
Erling Haaland berduel ketat dengan Gabriel, keduanya akan bertemu lagi di 16 besar Piala Dunia 2026, antara Brasil vs Norwegia, Snein (6/7) dini hari. (INSTAGRAM ERLING HAALAND)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tidak semua rivalitas lahir di Piala Dunia. Sebagian sudah terbentuk jauh sebelumnya, ditempa oleh duel demi duel di kompetisi liga paling ketat di dunia.

Brasil menghadapi Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7) dini hari, perhatian publik tak hanya tertuju pada Vinicius Junior atau Neymar. Ada satu pertarungan yang diprediksi kembali memanas, yakni duel Gabriel Magalhães menghadapi Erling Haaland.

Baca Juga: Vinicius Jr vs Erling Haaland, Adu Tajam Dua Mesin Gol Penentu Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026

Keduanya sudah saling mengenal lewat persaingan Arsenal dan Manchester City di Premier League. Kini, rivalitas itu berpindah ke panggung yang jauh lebih besar, dengan tiket perempat final Piala Dunia sebagai taruhannya.

Rivalitas yang Terbentuk di Inggris

Dalam beberapa musim terakhir, bentrokan Arsenal dan Manchester City hampir selalu menghadirkan duel langsung antara Gabriel dan Haaland.

Pertemuan keduanya kerap berlangsung keras, penuh kontak fisik, bahkan beberapa kali memicu adu emosi. Haaland pernah menyebut provokasi di lapangan sebagai bagian dari "perang" dalam sepak bola, sementara Gabriel mengaku sengaja membalas selebrasi sang striker setelah merasa lebih dulu diprovokasi dalam salah satu pertemuan mereka.

Baca Juga: Ferran Torres, Rajin Menciptakan Peluang, Penyelesaian Akhir Masih Jadi Masalah di Timnas Spanyol

Meski demikian, panasnya persaingan tidak menghilangkan rasa hormat.

Gabriel bahkan menyebut Haaland sebagai penyerang paling sulit yang pernah dihadapinya di Premier League. Sebaliknya, bomber Manchester City itu mengaku menikmati setiap duel melawan bek Arsenal tersebut karena sama-sama bermain dengan intensitas tinggi.

Panggung yang Lebih Besar

Jika di Inggris mereka bertarung demi tiga poin, kali ini hadiahnya jauh lebih besar.

Brasil mengincar tiket menuju delapan besar, sementara Norwegia berharap melanjutkan kejutan mereka di Piala Dunia.

Haaland datang sebagai ancaman utama setelah mencetak lima gol sepanjang turnamen. Ketajamannya membuat pelatih Carlo Ancelotti secara terbuka mengakui bahwa menghentikan Haaland menjadi salah satu prioritas Brasil. Sang pelatih menegaskan pekerjaan itu bukan hanya tugas satu bek, melainkan seluruh organisasi pertahanan tim.

Baca Juga: 3 Pemain Belanda Jadi Korban Rasis usai Gagal Penalti, Federasi Resmi Lapor ke Polisi

Meski demikian, sorotan tetap mengarah kepada Gabriel sebagai bek tengah yang kemungkinan besar akan paling sering berhadapan langsung dengan striker Norwegia tersebut.

Adu Gengsi Dua Pemain Premier League

Ada pula unsur gengsi yang membuat duel ini semakin menarik dan seru.

Gabriel datang dengan kepercayaan diri setelah membantu Arsenal finis di atas Manchester City dalam perebutan gelar Premier League musim lalu. Sebaliknya, Haaland tentu ingin membuktikan bahwa dirinya masih menjadi penyerang yang sulit dihentikan, bahkan oleh bek yang sudah sangat mengenalnya.

Baca Juga: 3.535 Atlet Berebut Prestasi di Ajang Porkab Bojonegoro

Karena itu, pertandingan Brasil kontra Norwegia bukan sekadar mempertemukan dua negara. Ini juga menjadi babak terbaru dari rivalitas yang telah lama tumbuh di Premier League.

Di satu sisi berdiri Gabriel, bek yang bertugas mematikan ruang gerak lawan. Di sisi lain ada Haaland, predator yang hanya membutuhkan sepersekian detik untuk mengubah jalannya pertandingan.

Apabila duel ini kembali berlangsung seintens pertemuan mereka di Inggris, bukan tidak mungkin pertarungan Gabriel melawan Haaland justru menjadi cerita terbesar dari laga Brasil kontra Norwegia. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Gabriel Magalhaes #16 besar piala dunia 2026 #brasil #Erling Haaland #norwegia