Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Radar History: 1.143 dari Total 17.644 Siswa SMP, SMA/SMK Tidak Lulus di Bojonegoro

M
Penulis: M. Irvan Romadhon❯
CATATAN SEJARAH: Arsip Radar Bojonegoro pada 2005  mencatat 1.143 siswa tak lulus sekolah. (DOKUMENTASI RADAR BOJONEGORO)
CATATAN SEJARAH: Arsip Radar Bojonegoro pada 2005  mencatat 1.143 siswa tak lulus sekolah. (DOKUMENTASI RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Angka ketidaklulusan siswa SMP, SMA, dan SMK di lingkungan Dinas Pendidikan Dareah (Disdikda) Bojonegoro pada 2005 meningkat dibandingkan 2004.

Berdasarkan data disdikda setempat, dari 17.644 peserta ujian nasional SMP, SMA, dan SMK 2005, 1.143 di antaranya atau 6,48 persen tak lulus.

Dibandingkan 2004, tingkat ketidaklulusan siswa 2005 lebih tinggi. Terlebih di 2004 siswa yang tidak lulus ujian akhir nasional (UAN) hanya 5 persen.

Advertisement

Berdasarkan arsip Jawa Pos Radar Bojonegoro pada Juli 2005, Kepala Disdikda Bojonegoro Mardikun melalui Kasubdin Pendidikan Menengah Zainuddin mengatakan, siswa yang paling banyak tidak lulus dari sekolah swasta.

‘’Kalau sekolah negeri paling-paling hanya ada sekitar 2 hingga 5 persen siswanya yang tidak lulus," ujarnya kala itu

Zainuddin menjelaskan, untuk sekolah swasta, ada yang 100 persen siswanya tidak lulus. Sekolah itu, yakni SMK Hidayatul Mubtadiin, Balen dan SMK Nuswantara, Kapas.

Sedangkan SMA PGRI Ngasem tingkat ketidaklulusan siswanya 75 persen, dan SMA PGRI Ngambon 42,31 persen.

Sedangkan untuk sekolah yang seluruh siswanya lulus antara lain SMAN 1 Bojonegoro, SMAN 2 Bojonegoro, SMA Al Fatah Kalitidu, SMAN Kalitidu, SMAN Padangan, SMAN Sumberrrejo, dan SMAN Baureno.

Sementara itu, untuk tingkat SMP, sekolah yang semua siswanya lulus antara lain SMPN 1 Bojonegoro, SMP PGRI Bojonegoro, SMPN 1 Kalitidu, SMPN 1 Ngasem, dan SMPN 2 Ngasem.

Menurut Zainuddin, tingkat ketidaklulusan tersebut belum memenuhi harapan. Namun dinilai sebagai momentum terbaik untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

SPMB SMA/SMK di Bojonegoro Tahap Kedua Dibuka: Persaingan Semakin Ketat dan Hanya Boleh Pilih Satu Sekolah

SPMB SMA/SMK di Bojonegoro Tahap Kedua Dibuka: Persaingan Semakin Ketat dan Hanya Boleh Pilih Satu Sekolah

Pagu jalur afirmasi SMAN sebesar 30 persen, jalur mutasi 5 persen, dan jalur prestasi hasil lomba sebesar 5 persen. Sementara untuk SMKN pagu jalur afirmasi 15 persen, jalur mutasi 5 persen, dan jalur prestasi

Tak Ada Siswa SD-SMP Lolos OSN Tingkat Nasional, Satu Siswa Raih Medali Emas O2SN

Tak Ada Siswa SD-SMP Lolos OSN Tingkat Nasional, Satu Siswa Raih Medali Emas O2SN

Dari 122 siswa SD dan SMP di Bojonegoro tak ada yang lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional. Dari 122 peserta OSN tingkat Jatim tersebut telah

200 Kursi Kepala SD dan SMP di Bojonegoro Kosong

200 Kursi Kepala SD dan SMP di Bojonegoro Kosong

Hingga Juli ini kekosongan kursi KS mencapai 200 kursi. Baik di SD maupun SMP. Sementara untuk pengisian juga belum diketahui kapan dilaksanakan. Tentu bakal berdampak pada manajemen sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer