Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Persija Perkenalkan Shin Tae-yong di JIS, Prapanca Beri Sinyal Macan Kemayoran Tak Lagi Jadi Tim Musafir?

Hakam Alghivari • Senin, 8 Juni 2026 | 17:53 WIB
Presiden Persija Jakarta, Muhammad Prapanca memilih JIS sebagai konferensi pers dan pengenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Macan Kemayoran, Senin (8/6).
Presiden Persija Jakarta, Muhammad Prapanca memilih JIS sebagai konferensi pers dan pengenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Macan Kemayoran, Senin (8/6).

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persija Jakarta tak sekadar memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026).

Ada pesan besar yang juga ingin disampaikan manajemen Macan Kemayoran lewat pemilihan lokasi konferensi pers tersebut. Presiden Persija, Muhammad Prapanca, memberi sinyal kuat bahwa JIS diharapkan menjadi home base resmi Persija untuk musim depan.

“Sengaja kita pilih di JIS, kita berharap bahwa nanti JIS ini akan menjadi kandang kita untuk di musim yang akan datang,” ujar Prapanca dalam konferensi pers perkenalan Shin Tae-yong.

Baca Juga: STY Langsung Bicara Target Juara Bersama Persija, Era Baru Macan Kemayoran Resmi Dimulai

Pernyataan itu terasa penting bagi Persija. Sebab dalam beberapa musim terakhir, termasuk sepanjang Super League 2025/2026, Macan Kemayoran masih identik sebagai “tim musafir” karena harus berpindah-pindah stadion saat menjalani laga kandang.

Meski sempat beberapa kali menggunakan JIS, Persija juga bergantian memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai markas. Bahkan dalam situasi tertentu, mereka harus bermain di stadion luar Jakarta hingga luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Hasil Drawing ASEAN Club Championship 2026/2027: Persib Bertemu Rival Lama, Borneo FC Langsung Hadapi Ujian Berat

Situasi tersebut sempat menjadi perhatian karena dianggap membuat Persija sulit memiliki atmosfer kandang yang benar-benar stabil sepanjang musim.

Sebelum kompetisi dimulai, pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya sudah memberi sinyal bahwa JIS akan diprioritaskan menjadi kandang Persija. Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sempat menjanjikan Macan Kemayoran mendapat prioritas penggunaan stadion tersebut untuk laga kandang Super League 2025/2026.

Namun realitas di lapangan tak selalu berjalan mulus. Persija tetap beberapa kali harus berpindah venue karena penyesuaian jadwal dan penggunaan stadion lain. Pada paruh musim, mereka tercatat memakai GBK untuk sejumlah laga penting, sementara beberapa pertandingan lain digelar di stadion alternatif di luar Jakarta.

Baca Juga: Breaking! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi, Moto3 2026 Kembali Ingatkan bahwa Balapan Tak Hanya Soal Kecepatan

Bahkan menjelang akhir musim, Persija baru kembali menggunakan JIS saat menjamu Semen Padang pada pekan penutup Super League 2025/2026.

Karena itu, pemilihan JIS sebagai lokasi perkenalan Shin Tae-yong dinilai bukan kebetulan semata. Momen tersebut seolah menjadi simbol dimulainya proyek baru Persija: bukan hanya membangun tim juara bersama STY, tetapi juga membangun identitas kandang yang lebih permanen.

Jika benar JIS akhirnya menjadi home base utama musim depan, Persija berpotensi mendapat keuntungan besar. Selain memiliki stadion modern berkapasitas besar, Macan Kemayoran juga bisa membangun konsistensi atmosfer pertandingan bersama Jakmania di satu tempat yang tetap.

Kini menarik dinantikan apakah harapan manajemen Persija benar-benar terwujud. Sebab jika JIS benar-benar menjadi rumah permanen musim depan, era “tim musafir” Persija tampaknya akan segera berakhir. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Jakarta International Stadium #Muhammad Prapanca #musafir #persija #jis