Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sesendok Nostalgia dalam Semangkuk Es Campur Jadul

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
SEGAR : Es campur jadul di Kelurahan Balun Kecamatan Cepu. (RAHUL/RADAR BOJONEGORO)
SEGAR : Es campur jadul di Kelurahan Balun Kecamatan Cepu. (RAHUL/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Racikan cendol, cincau, tape singkong, hingga santan menghadirkan sensasi nostalgia. Di tengah gempuran minuman kekinian, kuliner tradisional ini tetap menjadi favorit lintas generasi. Racikan cendol, cincau, tape singkong, hingga santan menghadirkan sensasi nostalgia. Di tengah gempuran minuman kekinian, kuliner tradisional ini tetap menjadi favorit lintas generasi.

Di Kedai Kopi Tepi Kali Megalrejo, tak sedikit pengunjung yang datang bukan semata ingin menikmati minuman segar. Mereka mencari rasa yang pernah akrab di lidah sejak kecil. Di bawah rindangnya pepohonan, ditemani semilir angin dari tepian sungai, kenangan itu seolah kembali hidup dalam setiap sendok es campur.

Susiloningsih, atau yang akrab disapa Mbak Ning, menjadi sosok di balik racikan tersebut. Ia memilih mempertahankan resep tradisional tanpa banyak mengubah komposisi yang selama ini menjadi ciri khas Es Campur Jadul.

Advertisement

“Es Campur Jadul ini berisi cendol, cincau, roti, tape singkong, kacang hijau, susu, sirup, dan santan. Semua bahan dipadukan sehingga menghasilkan rasa yang segar, manis, dan gurih,” ujarnya.

Sepintas tampilannya memang sederhana. Namun, setiap isian memiliki perannya masing-masing. Tape singkong menghadirkan rasa manis yang khas, kacang hijau memberi tekstur lembut, sedangkan cendol dan cincau membuat sensasi dinginnya semakin terasa. Guyuran santan dan sirup kemudian menyatukan seluruh rasa menjadi perpaduan yang akrab di lidah masyarakat.

Tak heran jika menu ini masih bertahan di tengah menjamurnya minuman modern. Bagi sebagian pelanggan, semangkuk Es Campur Jadul bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan pengingat masa ketika jajanan tradisional mudah dijumpai di sudut-sudut kampung.

Advertisement

“Menikmati Es Campur Jadul ini serasa kembali ke masa lalu. Banyak pelanggan yang datang karena teringat masa kecilnya,” tutur Mbak Ning. (hul/zim)

Advertisement
Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

7 Olahan Makanan Berbahan Kentang yang Bisa Jadi Menu Diet, Enak dan Mengenyangkan!

7 Olahan Makanan Berbahan Kentang yang Bisa Jadi Menu Diet, Enak dan Mengenyangkan!

Selain harganya relatif terjangkau, kentang juga bisa menjadi pilihan menu bagi seseorang yang sedang menjalani program diet atau berusaha menjaga berat badan.

Sate Kambing Indonesia Masuk Daftar 11 Sate Terlezat di Dunia Versi TasteAtlas, Ini Keistimewaannya

Sate Kambing Indonesia Masuk Daftar 11 Sate Terlezat di Dunia Versi TasteAtlas, Ini Keistimewaannya

Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Kali ini, sate kambing berhasil masuk dalam daftar 11 sate terlezat di dunia versi platform ensiklopedia kuliner internasional, TasteAtlas.

Resep Koloke Ayam Rumahan, Hidangan Ayam Krispi dengan Saus Asam Manis yang Menggugah Selera

Resep Koloke Ayam Rumahan, Hidangan Ayam Krispi dengan Saus Asam Manis yang Menggugah Selera

Koloke ayam menjadi salah satu hidangan yang cukup populer di restoran Chinese food. Perpaduan ayam goreng tepung yang renyah dengan saus asam manis bercita rasa segar membuat makanan ini digemari berbagai kalangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer