Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Liga TopSkor Regional Bojonegoro Selesai Digelar, Tiga Tim Wakili Bojonegoro di Putaran Nasional

M. Irvan Romadhon • Senin, 18 Mei 2026 | 18:11 WIB
MENUJU PUTARAN NASIONAL: Partai final Liga TopSkor Bojonegoro antara Palembon FC dan HW Babat di Stadion Mini Gayam pada Minggu (17/5) lalu. Pertandingan sengit tersebut berhasil dimenangkan Palembon FC sekaligus mengamankan tiket ke putaran nasional. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
MENUJU PUTARAN NASIONAL: Partai final Liga TopSkor Bojonegoro antara Palembon FC dan HW Babat di Stadion Mini Gayam pada Minggu (17/5) lalu. Pertandingan sengit tersebut berhasil dimenangkan Palembon FC sekaligus mengamankan tiket ke putaran nasional. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kompetisi Liga TopSkor putaran regional Bojonegoro resmi berakhir Minggu (17/5) lalu. Hasilnya tiga tim dari Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan bakal mewakili regional Bojonegoro ke putaran nasional. Tentu setelah menjadi juara di putaran regional.

Ketiga tim tersebut adalah Palembon FC yang menjuarai KU-12,  HW Babat Juara KU-14, dan Bakat Muda Kedungadem selaku juara KU-16. Putaran nasional Liga TopSkor bakal berlangsung Juli mendatang di Kota Bogor.

Ketua Panitia Pelaksana Liga TopSkor Bojonegoro Firman Andik Saputro mengatakan, kompetisi tahun ini berjalan sesuai rencana dengan standar organisasi yang tinggi, kompetitif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Juga telah menghasilkan juara yang akan berkompetisi ke putaran nasional.

Baca Juga: Bojonegoro Ditunjuk Sebagai Tuan Tumah Liga Topskor: 25 Tim Berebut Tiga Tiket Putaran Nasional

‘’Seluruh tahapan kompetisi telah selesai dan berjalan dengan sangat baik. Ini bukan sekadar turnamen musiman, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan sepak bola kita. Kami melihat antusiasme yang luar biasa, tidak hanya dari para pemain muda yang bertanding, tetapi juga dari tim pelatih, official, hingga dukungan masif dari para orang tua," ujarnya.

Firman mengaku dalam kompetisi tersebut dilakukan penerapan regulasi yang ketat dan profesional. Panitia menerapkan proses screening administrasi pemain berbasis digital demi mengantisipasi pencurian umur.

Selain itu, seluruh pertandingan dipimpin oleh perangkat pertandingan resmi berlisensi yang memastikan jalannya laga tetap edukatif bagi para pemain.

Format liga (setengah kompetisi) juga memberikan keuntungan besar bagi para atlet muda karena mereka mendapatkan menit bermain yang ideal untuk mengasah mental bertanding.

"Kompetisi telah usai, namun pembinaan tidak boleh berhenti. Kami berharap talenta-talenta berbakat yang muncul dari Liga TopSkor Bojonegoro ini nantinya mampu menembus skuad regional Jawa Timur hingga level nasional,” pungkasnya. (irv/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#regional #nasional #Liga Topskor #bojonegoro #pemain