RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia U-19 bakal bersiap menghadapi ASEAN Championship alias Piala AFF tingkat U-19 yang bakal diselenggarakan sepanjang bulan Juni mendatang di Sumatera Utara. Pelatih timnas kelompok umur tersebut, Nova Arianto sudah bersiap untuk meracik calon pemain yang bakal dipanggil untuk membela panji Garuda.
Saat ini, Nova telah berencana memanggil tujuh pemain diaspora untuk bergabung bersama skuad Garuda Muda mulai 10 Mei mendatang. Namun baru satu nama yang diungkap oleh Coach Nova, yakni Matthew Baker Sitorus.
"Direncanakan ada 7 pemain diaspora yang akan kami panggil dan kita akan lihat situasinya dan termasuk Mathew Baker yang setelah nanti di AFC akan bergabung dengan Timnas U-19 dan kita lihat siapa-siapa pemain yang akan bergabung kita nanti di AFF U-19," jelas Nova usai menghadiri peluncuran film docudrama ‘The Longest Wait’ pada Rabu sore (29/4), sebagaimana dikutip dari Jawa Pos.
Uniknya hal ini berarti Matthew bakal memiliki tugas ganda, dengan dirinya baru-baru ini membela Timnas Indonesia U-17, juga untuk Piala AFF kelompok usia tersebut. Kemudian pada Mei mendatang, pemuda kelahiran Australia tersebut bakal kembali berbaju merah-putih di Piala Asia U-17 di Arab Saudi, sehingga Nova akan berkoordinasi dengan penggantinya di kelompok usia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto.
Calon pilihan Nova dari sisi putra daerah juga tidak kalah menarik, karena dirinya memberi isyarat masih membuka pintu masuk untuk striker asal Bojonegoro, Fadly Alberto Hengga. Setidaknya, Nova masih menunggu hingga Komisi Disiplin PSSI menentukan nasib pemuda asal Kecamatan Trucuk tersebut.
Sebagaimana banyak diketahui, Fadly kembali menjadi sorotan publik pada pekan lalu bukan karena prestasinya, namun karena tindak kekerasan yang dilakukannya di tengah kericuhan laga antara Bhayangkara FC U-20 dengan Dewa United U-20. Akibat tendangannya terhadap Raka Nurkholis tersebut, Fadly diklaim telah dicoret dari roster Timnas, serta berpotensi diganjar hukuman berat meskipun telah berdamai dengan Nurkholis.
"Kami masih tunggu dari hasil Komdis juga tentang situasi ini dan akan seperti apa. Kami sangat terbuka dengan siapapun selama tidak ada masalah dengan attitude-nya. Harapannya Alberto bisa banyak belajar dan kita lihat lagi situasinya ke depan akan seperti apa," papar Nova.
Tentu, sang pelatih juga menyayangkan tindakan salah satu ujung tombak andalannya di tingkat U-17 tersebut. Sehingga sebagaimana telah disebutkan, Nova berharap setidaknya Alberto telah berkaca diri dan mengubah perilakunya.
“Saya bukan mewajarkan tetapi Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik buat Alberto,” urainya. Dan pastinya ke depan tim nasional akan memanggil sekali lagi pemain-pemain yang secara selain kualitas baik tetapi secara attitude dan semuanya menjadi catatan kami dalam memanggil pemain,” tambah Nova.
Timnas U-19 bakal memulai pemusatan pelatihan pada 10 Mei mendatang, berselisih dua hari setelah drawing peserta fase grup. Seminggu setelahnya, skuad Garuda Muda diboyong ke Medan untuk aklimatisasi sambil melanjutkan latihan. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana