RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Usai Persibo Bojonegoro mendapatkan hasil imbang 1-1 melawan Persinab Nabire Sang Maestro FC pada 16 Desember lalu. Muncul desakan dari suporter agar manajemen melakukan pergantian pelatih Persibo Iwan Setiawan.
Terlebih dalam empat laga dijalani, permainan The Giant Killer dinilai tak berkembang. Sehingga tak mampu meraih hasil maksimal dalam pertandingan.
Sementara itu, manajemen Persibo mengklaim telah melakukan evaluasi. Baik dari segi formasi pemain, kinerja tim, hingga pelatih.
Nofian Faroidhotan salah satu suporter Persibo mengatakan secara keseluruhan selama 90 menit Persibo bermain buruk dalam laga melawan Persinab Sang Maestro. Terjadi kesalahan-kesalahan individu yang dilakukan.
Selain itu, jarak antarlini jauh membuat serangan kurang maksimal. Harusnya dalam laga di Lapangan Banyuanyar, Solo tersebut bisa menang dengan mencetak lebih dari satu gol.
‘’Justru ditahan imbang,” ungkapnya.
Nofian menilai wajar ada seruan tagar #IwanOut. Terlebih mayoritas penonton bahkan supporter paham kalau permainan Persibo pada putaran pertama ini di bawah perfromas. Padahal memiliki materi pemain yang bagus.
Menurut Nofian Persibo menjadi klub yang paling awal mempersiapkan tim sebelum kompetisi Liga 3 Nusantara. Sehingga tidak ada alasan bermain buruk.
Baca Juga: Persibo Harus Puas Berbagi Poin Dengan Persinab Sang Maestro, Coach Iwan Tak Puas dengan Kepemimpinan Wasitantara
Aji Islahudin suporter Persibo lainnya mengatakan Iwan Setiawan pelatih minim taktik dan kurang jeli dalam melakukan pergantian pemain dalam laga melawan Hiu Paus (julukan Persinab Sang Maestro FC). Padahal ada beberapa pemain yang dinilai sedang memiliki performa bagus namun tak diturunkan.
Aji mengaku setuju jika pelatih Iwan Setiawan diganti. Pergantian pelatih lebih baik dilakukan sebelum terlambat. Namun perlu ditekankan penggantinya harus memiliki pengalaman dan rekam jejak yang bagus.
Berbeda, pengamat sepak bola Boy Singgih mengatakan permainan skuad klub kebanggan masyarakat Bojonegoro sebenarnya sudah tampil baik dalam laga kontra Persinab. Walau tiga poin atau kemenangan di depan mata gagal akibat gol lawan di menit akhir.
Menurut Boy sejauh ini performa Persibo di bawah pelatih Iwan Setiawan masih sesuai jalur. Terlebih karakter atau gaya bermain tim yang ditukangi Iwan memang tidak selalu menyerang.
‘’Persibo sudah bagus di kelasnya, cara bermain tertata. Meski memang gaya permainan yg diterapkan pragmatis, namun tetap masih sesuai skema yang diusung pelatih,” ujarnya.
Terkait pergantian pelatih, Boy mengatakan pergantian pelatih di tengah kompetisi yang singkat seperti Liga Nusantara riskan dilakukan. Terlebih harus mencari pelatih baru, dan membangun kemistri dari awal.
Sementara itu, Presiden Persibo Deddy Adrianto mengklaim di akhir putaran pertama grup C Liga 3 Nusantara telah melakukan evaluasi. Walau dalam empat laga dijalani berhasil meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Deddy menjelaskan evaluasi dilakukan pada formasi pemain, kinerja tim, hingga pelatih. Sehingga ke depan bisa meraih hasil baik dan memenangkan pertandingan.
‘’Diharapkan hasil positif bisa terus meningkat di pertandingan-pertandingan berikutnya,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana