Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mees Hilgers Dibela Asosiasi Pesepak Bola Belanda, Anggap FC Twente Menyalahgunakan Kuasa Kontrak

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 25 September 2025 | 01:21 WIB
(Dok. FC Twente)
(Dok. FC Twente)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hingga akhir September, penggawa Timnas Indonesia, Mees Hilgers masih belum dapat memastikan masa depannya di dunia sepak bola. Masalahnya, tidak hanya hampir semua bursa transfer telah ditutup, dirinya masih dijerat oleh klub yang sedianya bakal ditinggalkannya, FC Twente.

Di satu sisi, Mees sudah jauh-jauh hari menyatakan ingin meninggalkan klub tersebut. Namun di sisi lain, karena tidak kunjung menemukan klub baru dan tidak ingin rugi secara finansial, Twente tidak mau melepas Mees kecuali jika Mees menandatangani perpanjangan kontrak, yang berarti pemain naturalisasi tersebut baru dapat angkat koper tahun depan.

Saat ini Hilgers masih digantung oleh Twente,hanya dibolehkan berlatih bersama dan tidak dibolehkan merumput sampai urusan kontraknya selesai. “Saya tidak boleh memainkannya untuk saat ini, nanti baru saya mainkan kalau Jan Streuer (Dritek Twente) sudah membolehkan,” jelas manajemen Twente, John van der Brom sebagaimana dikutip dari Voetbal International Selasa (23/9).

Keadaan yang menimpa Hilgers memunculkan reaksi keras dari Asosiasi Pesepak Bola Belanda (VVCS). Tidak hanya mereka menuduh manajemen eksekutif FC Twente menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk menentukan nasib Hilgers, mereka juga menganggap tindakan tersebut merupakan tindak perundungan atau bullying terhadap Hilgers.

“Nampaknya klub melakukan penyalahngunaan kuasa, terlebih dengan blak-blakan bahwa dia belum boleh bermain. Pasa dasarnya ini tindak perundungan, yang melanggar kebijakan ketenagakerjaan dan berpotensi melanggar hukum,” papar Direktur VVCS, Louis Everard kepada Voetbal International.

Kolega Everard dan direktur ProProf, Ko Andriessen juga berpendapat serupa. “Lazimnya klub hanya dapat mengambil keputusan berdasarkan performa pemain, sehingga dengan keadaan yang dialami Hilgers, sangat aneh mengetahui bahwa dia bahkan tidak boleh duduk di bangku cadangan,” terangnya.

Sedianya, Mees hampir mengikuti Calvin Verdonk ke Perancis, dengan bernegosiasi bersama Stade Brestois sepanjang akhir Agustus lalu. Namun karena jadwal tes medis mepet dengan batas akhir transfer Liga Perancis, deal antara Mees dan Brest terpaksa dibatalkan. Hal ini juga menyebabkan Mees absen dari Timnas Indonesia, bahkan berpeluang tidak dipanggil untuk kualifikasi Piala Dunia Oktober mendatang. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#indonesia #pesepak bola #Mees Hilgers #Timnas Indonesia #transfer #naturalisasi #kontrak #fc twente #Hilgers #Twente #perpanjangan kontrak