RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Lima Pelatih Terbaik 2025, Siapa yang Layak Menangkan Trofi Johan Cruyff?
Perhelatan Ballon d'Or 2025 tak hanya akan menobatkan pemain terbaik dunia saja, tetapi juga memberi penghargaan kepada pelatih terbaik lewat Trofi Johan Cruyff.
Penghargaan ini diberikan kepada pelatih dengan kontribusi luar biasa sepanjang musim 2024–2025. Mengacu pada laporan L'Équipe, berikut lima nama yang masuk nominasi:
1. Luis Enrique – Musim Luar Biasa Bersama PSG
Luis Enrique menjadi kandidat terkuat setelah membawa Paris Saint-Germain menyapu bersih empat gelar utama musim ini: Liga Champions, Ligue 1, Coupe de France, dan Trophée des Champions.
Pelatih asal Spanyol ini menunjukkan konsistensi dan kedalaman taktik dengan formasi 4-3-3 yang agresif dan efektif.
Dengan total 48 kemenangan dari 65 laga, Enrique mengukuhkan reputasinya sebagai arsitek hebat yang bisa memaksimalkan skuad bertabur bintang.
Di bawah kepemimpinannya, Marquinhos dan kawan-kawan bermain dominan baik di pentas domestik maupun Eropa.
2. Arne Slot – Sukses di Tahun Pertama Bersama Liverpool
Pelatih asal Belanda ini langsung mencuri perhatian di musim debutnya bersama Liverpool. Arne Slot sukses membawa The Reds meraih gelar Premier League 2024–2025 dengan permainan yang cepat dan terorganisasi.
Skema 4-3-3 atau 4-2-3-1 kerap ia gunakan untuk memaksimalkan potensi pemain seperti Mohamed Salah dan Darwin Núñez.
Dengan catatan 38 kemenangan dari 56 laga, Slot juga menunjukkan ketangguhannya menghadapi tekanan liga paling kompetitif di dunia.
Keberhasilannya meneruskan era pasca-Klopp dengan trofi langsung menjadikannya kandidat serius peraih Trofi Johan Cruyff.
3. Hansi Flick – Dominasi di Spanyol Bersama Barcelona
Hansi Flick sukses membangkitkan Barcelona dengan meraih tiga gelar domestik: La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Ia juga mampu mengembalikan gaya main khas Blaugrana dengan sentuhan Jerman yang lebih terstruktur dan efisien.
Dari total 60 pertandingan, pelatih berusia 60 tahun ini mencatat 44 kemenangan. Fleksibilitas antara formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 menjadi keunggulan Flick.
Kepemimpinan pemain senior seperti Ter Stegen dan Frenkie de Jong juga menjadi pondasi penting dalam keberhasilan ini.
4. Antonio Conte – Kembalinya Napoli ke Puncak Serie A
Setelah sempat tenggelam, Napoli kembali berjaya di bawah arahan Antonio Conte. Pelatih asal Italia ini membawa Napoli meraih Scudetto musim 2024–2025, dengan rekor 25 kemenangan dari 41 laga.
Meski tak banyak trofi selain Serie A, keberhasilan membangun ulang mental juara Napoli patut diacungi jempol.
Formasi 4-3-3 yang digunakan Conte memberi keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan, serta membuat kapten Di Lorenzo jadi salah satu bek kanan terbaik musim ini.
5. Enzo Maresca – Kejutan dari Chelsea
Enzo Maresca menjadi nama kejutan di daftar ini. Meski hanya finis di papan atas Premier League, Chelsea asuhannya mampu meraih dua trofi internasional: Piala Dunia Antarklub dan UEFA Conference League.
Catatan 41 kemenangan dari 64 laga cukup impresif untuk pelatih yang baru berusia 45 tahun.
Mengusung formasi 4-2-3-1, Maresca sukses menata ulang skuad Chelsea dan menjadikan Reece James sebagai kapten muda yang tangguh di lini belakang.
Kriteria Penilaian Ballon d'Or 2025
Menurut France Football, penilaian pelatih terbaik tahun ini didasarkan pada prestasi individu, kualitas permainan, hingga dampak positif terhadap tim secara keseluruhan.
Trofi Johan Cruyff menjadi bentuk penghargaan bagi pelatih yang tak hanya menang, tetapi juga memberikan filosofi bermain yang menginspirasi. (kam)
Editor : Hakam Alghivari