RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Inter Milan menjadi salah satu raksasa Eropa yang terpaksa pulang lebih dulu dari ajang FIFA Club World Cup (Piala Dunia Antarklub). Nerazzuri (julukan Inter) dipaksa angkat koper oleh klub Brazil, Fluminense melalui kekalahan 0-2 pada Selasa pagi (1/7).
Pelatih baru Inter, Christian Chivu merasa anak-anak asuhnya masih dapat berbuat lebih, berkaca pada fase akhir pertandingan. “Saya ingin para pemain tampil maksimal, namun kami harus tetap rendah hati agar bisa maju,” jelas pengganti Simone Inzaghi tersebut dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Menurut Chivu sendiri, kekalahan dari Fluminense berakar dari fase awal pertandingan. “Kami mencoba bangkit setelah melakukan pendekatan yang buruk. 30 menit terakhir kami akhirnya dapat menciptakan kesempatan gol, sayang hasil akhirnya tidak sesuai keinginan,” lanjutnya.
Chivu sendiri ditunjuk sebagai pengganti Inzaghi di kursi kepelatihan Inter Milan usai Inzaghi gagal mengantar Nerazzuri memenangkan UEFA Champions League musim lalu. Ironisnya, Inzaghi yang kini melatih Al-Hilal sukses lolos ke babak perempat final Piala Dunia Antarklub setelah membawa klub Arab Saudi tersebut mengalahkan Manchester City, beberapa jam setelah Inter ditaklukkan Fluminense.
Sehingga andaikan Inter menang, Simone bakal bereuni dengan mantan klubnya hanya beberapa bulan setelah ditendang dari kursi pelatih. Namun kenyataan berkata lain, dan Al-Hilal bakal berhadapan dengan Fluminense di perempat final. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana