LAMONGAN, Radar Lamongan - Persela U-20 kalah 0-3 dari Barito Putera U-20 di Stadion Surajaya dalam lanjutan Liga 1 U-20 kemarin (30/7). Laskar Joko Tingkir muda tersebut gagal melanjutkan tren positif laga sebelumnya yang berhasil mengalahkan Persib U-20 dengan skor 2-0, Jumat (25/7) lalu. ’’Kita belum beruntung,’’ kata Asiten Pelatih Persela Lamongan Lutfi Ludianto usai pertandingan.
Babak pertama sebenarnya kedua tim bermain imbang, sehingga skor 0-0. Memasuki babak kedua, permainan Barito Putera U-20 lebih berkembang. Sehingga pemain Barito nomor punggung 72 Kahar Muzakkar mampu menjebol gawang M. Rio Agata. Skor 0-1 mendorong permainan semakin sengit. Kedua tim saling serang.
Namun setelah pergantian pemain Barito Putera yang memasukkan Jadug Arya menggantikan Selang, kondisi berubah. Pemain pengganti itu mampu mendominasi permainan, bahkan bisa menambah satu gol, sehingga skor menjadi 0-2. Di menit terakhir, Kahar Muzaakir kembali bisa menjebol gawang Persela, sehingga menjadi 0-3 hingga pertandingan selesai.
Lutfi menjelaskan, pelatih dan pemainnya dalam laga tersebut masih meraba-raba taktik lawan. Ternyata materi pemainnya cukup baik. Hingga menit ke-56 permainan tak berkembang sehingga dilakukan perubahan strategi. Karena sisi tengah lemah. Ternyata strategi itu justru blunder. Tim lawan malah lebih menekan dan berhasil mencetak gol pertama.
Sehingga kondisi itu menyebabkan mental pemain turun. Menurut dia, dalam laga tersebut merupakan debut pertama Head Coach Persela U-20 Pudji Handoko Dwi Hariyanto, sehingga masih perlu komunikasi dan penyesuaian terus. Laga ke depan baru akan memegang secara penuh. “Kita komunikasi terus, hanya memang belum beruntung kalah di kandang,” terang pelatih berkacamata tersebut.
Menurut dia, secara permainan, pihaknya sudah kalah. Mental anak-anak selama pertandingan sudah turun. Bahkan ketika mengganti striker pada babak pertama pun belum bisa mengembalikan kepercayaan diri pemain. Karena itu, tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh. Sebab sebelumnya striker yang dimaksimalkan Agies, ternyata ada perubahan jelang pertandingan. ’’Kemungkinan ada kesulitan komunikasi atau lainnya. Namun akan diperbaiki lagi jelang laga melawan PSIS Semarang Jumat depan,’’ tukasnya.
Sementara, Head Coach Barito Putera U-20 Andi Abunawas mengaku, sudah menyiapkan materi khusus menghadapi Persela Lamongan U-20. Dia bangga para pemainnya bisa menjalankan taktik yang diterapkan dengan baik. Bahkan keberanian menunggu Persela masuk, dengan taktik counter cukup berhasil.
Bahkan, lanjut dia, babak kedua permainan lebih terbuka. Itu menjadi salah satu strategi. Lebih agresif di babak kedua, dan ternyata Persela U-20 panik. “Akhirnya bisa merebut poin, semoga tren ini berlanjut,” tuturnya.
Dia menyatakan, timnya sudah dua kali menang dan satu kali imbang. ’’Kemenangan ini sangat penting dan ingin melanjutkan tren positif ini,’’ tandasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto