BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Muttabi’in berprofesi sebagai mantri sebelum menjabat Kepala Desa (Kades) Leran, Kecamatan Kalitidu. Ia memandang kesehatan merupakan hal penting patut dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Semua elemen masyarakat berhak mendapat jaminan kesehatan. Tidak boleh tebang pilih dari ekonomi mampu maupun tidak mampu. ‘’Saya dulu jadi mantri desa. Karena dari latar belakang bukan menengah ke atas, saya berkomitmen melayani semua elemen masyarakat baik yang mampu maupun tidak,” tutur Kang Obik sapaan akrabnya.
Sehingga dalam praktik menjadi mantri, dia memangkas harga bagi masyarakat kurang mampu. Biaya Rp 20.000 menjadi Rp 15.000 hingga Rp 10.000. Dari berkeliling desa sebagai mantri, dia mulai dikenal masyarakat sekitar.
Lalu, memberanikan diri merebut jabatan Kades Leran dan dipercaya sampai dua periode. ‘’Dulu saya dikenalnya karena jadi mantri keliling desa melayani masyarakat,” katanya. (yna/bgs)
Editor : M. Yusuf Purwanto