KESIBUKAN perkuliahan bukan penghalang bagi Nihayatul Chusna untuk bermanfaat bagi masyarakat. Chusna ingin menebar kebaikan dengan menjadi guru mengaji bagi anak-anak di sekitar rumahnya.
‘’Mengajar anak orang mengaji habis magrib,” ungkap mahasiswa asal Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang tersebut.
Chusna mendapat amanah langsung dari orang tua anak-anak di sekitar rumahnya untuk mengajar mengaji. Mahasiswi 19 tahun tersebut telaten mengajar anak-anak setiap huruf tanpa imbalan.
Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut dituntut sabar dalam mengajari anak-anak mengaji. Terlebih sifat dan perilaku setiap anak berbeda-beda.
Baca Juga: Eka Mareta Nurjannah: Suka Memasak
‘’Setiap hari ada perilaku yang membuat geleng-geleng kepala,” jelas mahasiswi prodi statistika dan saint data itu.
Namun tantangan menghadapi perilaku anak-anak tersebut justru menjadi motivasi bagi Chusna.
Terlebih sadar setiap huruf yang diajarkan menjadi amal jariyah yang terus berjalan. ‘’Untuk bekal di akhirat,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko