RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Selain kesehariannya seorang pendidik, Sri Rahayu menyimpan bakat mendesain fashion.
Bagi perempuan 39 tahun tersebut, mengenakan busana hasil rancangan sendiri adalah bentuk kebanggaan dan ekspresi yang tak tergantikan. Setiap potongan kain menjelma menjadi karya yang memadukan keanggunan dan makna.
“Hobi membuat desain fashion. Biasanya saya wujudkan sendiri sebagai baju saya. Karena memiliki baju yang didesain sendiri adalah sebuah kebanggaan,” ujar perempuan tinggal di Desa Tikusan, Kecamatan Kapas tersebut.
Perempuan akrab disapa Ayuk itu mulai membuat desain fashion sejak 2015 lalu. Ia juga pernah mengikuti ajang lomba GCC Batch 4 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur 2023.
Dia menceritakan, dalam bidang lomba desain fashion yang diikuti. Ia membawa judul Jilmaning Ibis.
Terinspirasi dari cerita rakyat Bojonegoro Angling Dharma yang dikutuk menjadi Meliwis Putih yang dijadikan model baju. Hal tersebut sukses membawanya masuk 10 besar, tepatnya peringkat 8 Tingkat Provinsi. “8 besar lomba desain fashion GCC Batch 4,” pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko