MENJADI ramah bukan hanya menyoal tentang pekerjaan. Namun, bisa dari kepribadian. Suka senyum dan menampilkan pelayanan maksimal di depan pasien atau pengunjung saat bekerja menjadi salah satu tugas bagi perawat.
Khususnya di klinik kecantikan. Seperti halnya Izzatun Nisa' yang memilih dunia perawat sebagai profesi. Perempuan kerap disapa Izza ini bercerita, awalnya hanya mencoba melamar di klinik kecantikan pascapraktik profesi NERS sembari menunggu sidang karya ilmiah akhir ners (KIAN), uji kompetensi (ukom), hingga objective structured clinical examination (OSCE).
Tapi, seiring berjalannya waktu hingga dua tahun ternyata memiliki ketertarikan dan menyukai profesi tersebut. ’’Setelah dijalani dua tahun ternyata dari diri sendiri menyukai bekerja sebagai perawat di klinik kecantikan,” ucap lulusan S1 Profesi NERS Istek Icsada Bojonegoro itu.
Dia melanjutkan, kesukaannya tidak lepas dari perasaan nyaman yang diterima. Seperti merasa senang banyak berinteraksi dengan pasien, terlebih saat mereka puas dengan pelayanan diberikan.
’’Biasanya untuk lebih mendekatkan dengan pasien kami bertanya kegiatan sehari-harinya gitu," kata perawat Svarga Clinic itu. Izza menambahkan, selain fokus bekerja sebagai perawat juga mengambil pekerjaan paro waktu untuk endorsement atau promosi suatu produk.
Biasa dilakukan saat libur atau malam hari. ’’Semuanya diambil. Endorsement makanan, alat olahraga, kesehatan, fashion, produk kecantikan, dan event juga,” tutur perempuan 25 tahun itu. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana