KARATE bagi Dina Lisuardi sangat berkesan. Perempuan 25 tahun tersebut pernah berkecimpung dan mendalami karate saat masih duduk di bangku SD. Hingga berhasil mendapat juara 3 pada kejuaraan karate tingkat daerah.
‘’Ikut karate bermula dari sering melihat orang karate latihan lari keliling Alun-Alun, kayak keren gitu,’’ katanya.
Meski saat ini telah berhenti dari olahraga yang membawanya meraih prestasi membanggakan tersebut. Namun, karate tetap menjadi suatu yang berarti bagi perempuan akrab disapa Dina itu.
Warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota itu mengatakan, mengikuti karate menjadi tahu bahwa seni bela diri sangat keren, terlebih di waktu perlombaan.
Meski dulu kerap tertinggal pelajaran sekolah. Namun, senang. Karena bisa mendapat penghargaan ketika menang lomba.
‘’Karate menjadi kenangan yang berkesan. Hingga akhirnya saya memilih untuk fokus ke pendidikan. Ada momen kalau melihat atlet, rasanya ingin ikut kembali,’’ bebernya.
Selalu ada yang dikorbankan dalam setiap pilihan. Hal tersebut juga dilakukan Dina. Alumni Politeknik Negeri Malang Jurusan D-4 Teknologi Informasi itu harus mengubur mimpinya untuk bisa ikut perlombaan karate bergengsi. Karena telah memutuskan untuk fokus di pendidikan. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana