RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro menerima hibah bangunan kantor bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026, nominalnya Rp 5,5 miliar. Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Sholikin Jamik membenarkannya saat dikonfirmasi pada Senin (25/5).
"Pembangunan kantor PDM ini memang sifatnya pengajuan hibah ke pemkab (pemerintah kabupaten)," katanya melalui pesan suara Whatsapp saat dikonfirmasi sedang berada di Makkah.
Dia melanjutkan, pengajuan hibah itu didasari kontribusi Muhammadiyah kepada pemerintah. Pihaknya mengklaim, sudah banyak membantu pemerintah baik di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, hingga ekonomi yang seharusnya dilakukan pemerintah.
"Tapi, Muhammadiyah berkontribusi. Jadi komitmen dasar perjuangan ibadah muamalah Muhammadiyah memikirkan bangsa. Kontribusi besar ke negara," ujar pria menjabat Panitera Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro itu.
Menurut dia, mengajukan hibah kantor PDM sebagai pusat kegiatan menggerakkan organisasi yang dipandang amat sangat perlu. Kini pun sedang memasuki tahap lelang.
"Karena PDM memang belum punya kantor. Saat ini sudah memasuki proses lelang, setelah bertemu berkali-kali dengan konsultan perencana," beber dia.
Ia menyampaikan, kantor tersebut rencana dibangun di barat Masjid Attaqwa yang berlokasi di Jalan Teuku Umar.
Sementara itu, berdasar layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) melalui sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) Inaproc, lelang pembangunan kantor PDM memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, Teknis, dan harga serta pembuktian kualifikasi yang dimulai pada 21 Mei lalu dan berakhir di 11 Juni. Anggaran disiapkan melalui APBD senilai Rp 5,5 miliar. Peserta lelang 108 rekanan. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana