RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bojonegoro bakal merevitalisasi Taman Rajekwesi, anggarannya yang dipasang Rp 225 juta.
Pembahasan sudah muncul pada Mei 2025, untuk menggerakkan komunitas dan geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kemudian, pada Januari 2026, Bupati Setyo Wahono juga menyampaikan niatnya merevitalisasi Taman Rajekwesi. Bersamaan dengan Alun-Alun Bojonegoro dan Pasar Kota.
"Alun-alun sebagai wajah kota, serta pasar dan taman merupakan ruang gerak ekonomi lokal akan direvitalisasi dan diperbaiki. Tentu ini bukan pembangunan sayu-satunya, semua akan dijalankan sebagaimana prioritas yang telah disusun," katanya.
Berdasar layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE) melalui sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) Inaproc, dilakukan lelang manajemen konstruksi penataan kawasan Taman Rajekwesi dengan pahi anggaran Rp 225 juta.
Baca Juga: Sisi Utara Jadi Prioritas Penataan dan Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro
Memasuki tahap evaluasi dokumen kualifikasi dan diikuti sebanyak 46 peserta. Penandatangan kontrak dijadwalkan rampung 9 Juli mendatang.
Alia Nikma salah satu warga Kecamatan Dander menanggapi rencana penataan kawasan tersebut. Ia mengaku tak jarang melewati area taman hingga singgah membeli makanan di sekitar.
"Kemarin baru saja beli nasi pecel di area situ, sepi dan lampunya enggak ada. Tapi, di sebelah timur ada kam ada ya dan ada mainan anak-anak juga. Lumayan rame apalagi waktu weekend, tapi sayang itu ruko juga hanya sebagian saja yang dipakai," katanya.
Mendengar adanya rencana penataan kawasan Taman Rajekwesi, dia mengaku, cukup antusias. Terlebih ada panggung yang disediakan. Menurutnya, bisa jadi tempat atau wadah kreativitas para seniman, juga kreator konten lokal.
"Daripada seperti sekarang nganggur, tidak dirawat, dan jelek, mending dibuat panggung untuk teman-teman kreator konten atau lainnya. Kan sudah ada panggungnya ya. Eman kalau enggak dipakai, misal malam minggu ada live music juga pasti seru," ujar dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro Satito Hadi mengatakan, perihal detail pembangunan atau penataan kawasan Taman Rajekwesi bisa dikonfirmasi ke bidang yang menangani. "Untuk detail tanya ke bidang nggih (ya, red)," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas PKPCK Bojonegoro Benny Kurniawan belum bisa dikonfirmasi terkait detail penataan kawasan Taman Rajekwesi. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana