RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Bojonegoro belum bisa memastikan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026. Alasannya, menunggu persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Sesuai data di Pemkab Bojonegoro, jumlah PNS tahun ini akan berkurang sekitar 399 personel, karena memasuki usia pensiun.
Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro mencatat sebanyak 399 aparatur sipil negara (ASN) pensiun pada 2026.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro Daniar Surya Adi Permana mengatakan, pemerintah daerah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
“Terkait formasi saat ini sementara masih menunggu adanya persetujuan dari Kemen-PAN karena kaitannya dengan kebijakan pengadaan mengacu pada aturan pusat,” katanya Rabu (29/4).
Daniar menyebut, usulan formasi sebenarnya telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Namun, jumlah pasti formasi belum dapat disampaikan sebelum ada penetapan resmi.
“Sudah direncanakan, namun untuk jumlahnya menunggu persetujuan dari Men-PAN,” imbuhnya.
Sementara itu, total ASN di Bojonegoro tercatat sebanyak 16.262 jiwa. Dari jumlah tersebut, ASN perempuan sebanyak 8.743 jiwa dan laki-laki 7.519 jiwa.
Adanya ratusan ASN yang memasuki masa pensiun, kebutuhan pengisian formasi menjadi perhatian. Namun, realisasi rekrutmen tetap bergantung pada kebijakan dan persetujuan pemerintah pusat.
Pemkab Bojonegoro masih menunggu keputusan resmi untuk menentukan jumlah formasi CPNS yang akan dibuka mendatang. (kam/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana