Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Buka Donasi di Tengah Kekecewaan, Petani Tebu Blora Nyatakan Niat Ingin Beli PT GMM

Achmad Syaeroyzi • Jumat, 17 April 2026 | 09:00 WIB
BENTUK PROTES: Salah satu petani tebu di Blora Wahyu Ningsih membawa galon berisi uang open donasi. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
BENTUK PROTES: Salah satu petani tebu di Blora Wahyu Ningsih membawa galon berisi uang open donasi. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Para petani dan pengusaha tebu di Blora buka donasi untuk membeli pabrik gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (GMM). Langkah ini sebagai bentuk kekecewaan lantaran perusahaan yang berada di bawah Bulog tersebut tak lagi beroperasi.

Salah satu petani tebu Wahyu Ningsih menjelaskan, langkah ini sebagai bentuk kekecewaan petani karena tuntutan mereka agar pabrik kembali beroperasi tak dipenuhi. Hal ini membuat nasib petani tebu tak jelas.

‘’Kami open donasi mendapat Rp 600 juta untuk beli PT GMM,’’ bebernya.

Mereka mengumpulkan uang donasi dengan galon bertuliskan ‘’open donasi untuk beli pabrik, seikhlasnya dulur’’, yang diletakkan di posko perjuangan Todanan, Blora. Namun ada juga yang mengirimkan donasi via transfer.

‘’Saya taruh di depan, terus ada petani lewat, saya sambangi sampai ngemis-ngemis. Monggo pak kita mau beli GMM. Ada yang ngasih Rp 20 ribu, Rp 10 ribu,’’ ucapnya.

Baca Juga: PT GMM Blora Dipastikan Tak Bisa Giling Akibat Kerusakan Mesin, Hanya Fasilitasi Penjualan Tebu

Petani tebu yang terafiliasi dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APRTI) Kabupaten Blora ini, melakukan gerakan open donasi sejak Sabtu (11/4) sampai hari ini (17/4).

‘’Jadi kami berinisiatif, itu negara tidak bisa mengatasi, ayolah kita petani mengatasi sendiri,’’ ucap dia.

Menurutnya, ini bentuk perlawanan petani dari pejabat atau pemerintah yang tidak pro-petani. ‘’Nek negara ora iso ngatasi (kalau negara tidak bisa mengatasi), petani harus berjuang,’’ tandasnya.

Sekitar dua minggu lalu, para petani sempat melakukan demo besar-besaran di Alun-Alun Blora. Poin tuntutan mereka menginginkan PT GMM kembali beroperasi, sehingga bisa menyerap tebu petani dan melakukan giling. Namun tuntutan itu tak bisa direalisasikan. (ozi/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#petani tebu #Petani #pabrik gula #tebu #donasi