RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Bupati Blora, Arief Rohman, menerima audiensi perwakilan petani tebu di rumah dinasnya. Pertemuan tersebut membahas jaminan penyerapan hasil panen sekaligus pengawalan revitalisasi Pabrik Gula (PG) GMM milik Perum Bulog.
Dalam forum tersebut, Arief memaparkan hasil komunikasinya dengan pihak Bulog di Jakarta. Ia memastikan pemerintah daerah telah menyampaikan aspirasi petani, termasuk dorongan agar tebu dapat terserap secara optimal dan proses revitalisasi pabrik segera berjalan.
“Kami sudah bertemu Bulog dan menyampaikan langsung aspirasi petani. Kami meminta agar tebu petani dapat terserap maksimal, sekaligus mendorong perbaikan mesin hingga penataan manajemen pabrik,” ujarnya.
Baca Juga: Usai Aksi APTRI Blora, Bulog Janji Rombak Manajemen PG GMM dan Serap Hasil Panen Tebu
Pemkab Blora, lanjut Arief, juga diminta melakukan pendataan riil terkait potensi tebu yang siap panen. Data tersebut akan menjadi dasar bagi Bulog dalam menindaklanjuti persoalan di lapangan, termasuk pembentukan tim khusus.
Selain itu, Arief menegaskan bahwa tuntutan perbaikan manajemen pabrik akan dipenuhi, meski membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur BUMN. Pihaknya juga berencana kembali berkoordinasi dengan Bulog bersama perwakilan petani.
“Kami siap mengawal hingga tuntas, termasuk jika petani ingin menyampaikan aspirasi langsung ke kementerian maupun DPR RI,” tegasnya. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana