Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Desa Pekuwon Raih Penghargaan Inovasi Digital dan Pelayanan Publik di Radar Bojonegoro Award 2025

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:35 WIB
SELAMAT: Rona Probily menerima penghargaan Radar Bojonegoro Awards 2025 diserahkan langsung oleh Direktur Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)
SELAMAT: Rona Probily menerima penghargaan Radar Bojonegoro Awards 2025 diserahkan langsung oleh Direktur Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Malam puncak Radar Bojonegoro Award 2025 yang digelar Selasa (26/8) malam di MCM Hotel, menjadi saksi lahirnya desa-desa inspiratif yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat. Dari sejumlah penerima penghargaan, nama Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo, mencuat sebagai salah satu peraih penghargaan prestisius di bidang Inovasi Digital dan Pelayanan Publik.

Sorotan tertuju pada desa yang sejak lama dikenal berani mengambil  langkah berbeda ini. Sejak 2006, jauh sebelum istilah digitalisasi desa populer, Pekuwon sudah memulai transformasi dengan meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Administrasi Desa (Simapdes). Terobosan ini menjadikan Pekuwon sebagai pionir dalam mengintegrasikan pelayanan publik dengan teknologi digital.

Kepala Desa Pekuwon, Rona Probily, menuturkan bahwa lahirnya Simapdes berawal dari kebutuhan mendesak. “Jumlah penduduk semakin banyak, sementara pelayanan administrasi semakin padat. Kalau terus manual, antrean bisa menumpuk. Maka kami berpikir harus ada aplikasi yang bisa membantu perangkat desa bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan tidak menyulitkan masyarakat,” jelasnya.

Seiring perkembangan teknologi, Simapdes terus dikembangkan. Kini sistem tersebut sudah hadir dalam bentuk mini mobile Simapdes, aplikasi berbasis ponsel yang bisa digunakan semua perangkat desa.

Dengan inovasi ini, pelayanan bisa diakses kapan saja, dan di mana saja, tidak terbatas jam kerja kantor. “Sore, malam, bahkan di luar jam kantor pun, masyarakat tetap bisa mengurus surat. Dalam hitungan detik, semua beres. Karena perangkat desa tinggal buka aplikasi, data langsung keluar lengkap,” tambah Rona.

Keunggulan lain dari sistem ini terletak pada kelengkapan dan keakuratan data. Setiap perangkat desa cukup memasukkan NIK, nomor KK, atau nama dalam kolom pencarian, maka seluruh informasi warga bisa langsung diakses. Identitas keluarga, nomor KTP, hingga data penerima  bantuan sosial tersimpan rapi dan selalu diperbarui secara berkala.

Dengan sistem yang selalu up to date, Desa Pekuwon bahkan tidak lagi repot ketika harus menyiapkan data untuk kebutuhan pemilu, baik pilkades, pilkada, maupun pilpres. Inovasi ini tidak hanya memudahkan perangkat desa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya dan bangga di kalangan warga.

(ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)
(ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)

Mereka kini merasakan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit. Informasi juga lebih mudah diakses, mulai dari pengumuman program desa hingga laporan keuangan, yang semuanya bisa dilihat masyarakat secara terbuka.

Bagi Billy, penghargaan yang diberikan Radar Bojonegoro menjadi apresiasi sekaligus pelecut semangat. “Kami menyadari masih ada banyak kekurangan. Tetapi penghargaan ini menjadi pengingat agar kami tidak berhenti berinovasi. Justru harus terus mencari terobosan baru demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Capaian Desa Pekuwon ini juga menegaskan bahwa desa mampu menjadi pusat inovasi, bukan sekadar penerima kebijakan dari atas. Dengan langkah berani yang dilakukan sejak belasan tahun lalu, Pekuwon berhasil menempatkan diri sebagai desa modern yang responsif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di mata masyarakat, prestasi ini menjadi sumber kebanggaan tersendiri. Warga merasa desanya tidak hanya dikenal di lingkup lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, baik di Bojonegoro maupun dari luar daerah.

Dengan penghargaan ini, Desa Pekuwon meneguhkan diri bukan hanya sebagai desa yang berhasil berinovasi, tetapi juga sebagai simbol perubahan pelayanan publik berbasis digital. Langkah yang ditempuh sejak 2006 kini terbukti membawa hasil nyata: Desa yang lebih modern, pelayanan yang lebih cepat, dan masyarakat yang lebih puas. (tih)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Aplikasi #Desa #inovasi #penghargaan #inspiratif #pelayanan publik #radar bojonegoro #radar bojonegoro award #sumberrejo #bojonegoro #Perangkat Desa #pelayanan