RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persiapan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award 2025 terus dimatangkan, termasuk survei lokasi beberapa desa yang masuk nominasi. Hasil dari observasi lapangan sebagai acuan penetapan desa inspiratif.
Event penghargaan untuk kepala desa inspiratif sebagai bentuk apresiasi dan mengakselerasi pembangunan desa. Terlebih saat ini banyak desa yang memiliki inovasi berbasis potensi desa setempat. Tim Jawa Pos Radar Bojonegoro mengunjungi beberapa kepala desa di Bojonegoro.
Kepala Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota Yulia Purwaningtyasari mengatakan, semua program, kebijakan, dan inovasi yang dilakukan berasal dari kebutuhan masyarakat. Sehingga tepat sasaran dan bisa bermanfaat besar bagi warga desa.
Setiap desa di Bojonegoro memiliki karakteristik, kondisi, dan potensi masing-masing. Seperti Desa Kauman tidak memiliki persawahan. Sehingga pengembangan potensi desa tak dilakukan di bidang pertanian. Sebaliknya di bidang inovasi pelayanan digital.
‘’Salah satunya membuat aplikasi,” jelasnya.
Kepala Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander Shofilin mengatakan, desanya terkenal dengan banyaknya jumlah pondok pesantren dan lembaga pendidikan. Sehingga beberapa program dan kebijakan berdasar bidang pendidikan.
Shofilin menjelaskan meski begitu untuk bidang lain tidak dikesampingkan. Sebaliknya tetap menjadi prioritas dan mendapatkan porsinya masing-masing. Sehingga pembangunan desa bisa merata. Baik pembangunan infratsuktur maupun sumber daya manusia (SDM).
‘’Tidak hanya fokus di satu bidang, harus bisa membagi semuanya sesuai porsi masing-masing,” ungkapnya. (irv/msu)