RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro salat Idul Adha di beda tempat. Bupati Setyo Wahono didampingi oleh istri, Cantika Wahono, melaksanakan salat Idul Adha 1446 Hijriyah bersama masyarakat di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro.
Sedangkan, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Baabus Shofa pagi tadi (6/6). Kemudian, Penjabat (Pj) Sekda Bojonegoro Andik Sudjarwo salat di Masjid Jamiatul Hidayah Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon.
Bukan tanpa alasan, perbedaan lokasi tersebut bertujuan agar kedekatan pemkab dengan masyarakat tidak hanya terjalin di satu titik saja.
Setelah menunaikan salat Idul Adha, Pemkab Bojonegoro menyerahkan empat hewan kurban kepada masyarakat setempat. Yakni, di tiga lokasi yang digunakan salat Idul Adha oleh pejabat Pemkab di atas. Dan, satu hewan kurban lainnya diserahkan di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo.
Dalam momen itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga menyerahkan secara langsung bantuan kemasyarakatan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto di Masjid Agung Darussalam.
Sosok nomor satu di lingkup Pemkab Bojonegoro tersebut mengatakan, penting untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim di Hari Raya Idul Adha ini. Setiap momen ini, diingatkan tentang kesabaran, keteguhan, dan komitmen dalam menegakan kebenaran.
“Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sekaligus berdoa agar Bojonegoro senantiasa aman, sejahtera, dan menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” ujarnya.
Mas Wahono sapaannya berharap, momentum Idul Adha ini dapat semakin memperkuat kebersamaan dan kepedulian semua pihak untuk Bojonegoro tercinta.
“Mari jadikan semangat berkurban sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan berkontribusi demi mewujudkan Bojonegoro bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya. (ewi)
Editor : Yuan Edo Ramadhana