BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pengendara yang melintas di Jalan Babat-Bojonegoro harus waspada. Karena, Korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional itu terus berjatuhan.
Bahkan, dalam dua hari pada Senin (12/8) hingga Selasa (13/8). Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) menyebabkan empat nyawa melayang di jalan. Seluruh laka, terjadi antara truk dan pemotor.
Bahkan, kecelakaan di Jalan Bojonegoro – Babat, turut Desa Sraturejo, Kecamanatn Baureno pada Senin (12/8) sekitar pukul 12.30, menewasakan pasangan suami istri yakni Sandili, 53, dan Patmi, 44, asal Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.
Pasutri yang mengendarai motor beat itu, tertabrak truk mitshubisi dikemudikan AS, asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama mengungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP, kejadian bermula saat Truk Mitsubishi berusaha menghindari kendaraan hingga mengambil haluan melebihi as jalan. ‘’Akibat kejadian tersebut pengendara dan pembonceng meninggal dunia di TKP,” terangnya.
Selang sehari, laka yang berakibat hilangnya nyawa pengendara motor kembali terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya turut wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno. Tabrakan maut ini melibatkan motor Yamaha N-Max dan Truck Hino Box sekitar pukul 07.30 (13/8).
Kejadian bermula dari kendaraan truk yang dikemudikan MF, warga Kabupaten Probolinggo, parkir kendaraan di jalur utara, sedangkan roda berada di bahu jalan.
Pada saat yang sama berjalan motor N-Max yang dikendarai AN berjalan dari arah barat, dan menabrak. ‘’Akibat kejadian, pengendara motor luka-luka dan akhirnya meninggal di TKP,” ungkapnya.
Tak berselang lama, laka kembali terjadi di Jalan Nasional turut Desa/Kecamatan Kalitidu sekitar pukul 16.00 . Diketahui, laka terjadi antara pengendaran vario, warga Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, dengan truk. ‘’Perempuan yang mengendarai motor berusaha menyalip sisi kiri, tapi tiba-tiba jatuh ke kanan lalu ditabrak truk dan meninggal di TKP,” ungkap Andri, warga di lokasi kejadian.
Terpisah, Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Anjar Rahmat Putra menyampaikan, bahwa rerata laka terjadi akibat tidak mentaati peraturan lalu lintas.
Selain itu, pihaknya memastikan kejadian laka yang terjadi secara berturut-turut tersebut, tak berkaitan dengan meningkatnya volume kendaraan di sepanjang Jalan Nasional. ‘’Tak lain, Karena ketidakpatuhan pengemudi,” imbuhnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana