BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Rumah dan toko di Desa Tlogoagung, Kecamatan Baureno, terbakar sekitar pukul 01.43 kemarin (7/11). Diduga kebakaran melanda rumah Suhanto, 47, diduga korsleting listrik.
Kebakaran dini hari itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 250 juta. Meliputi uang kas keagamaan Rp 30 juta, obat-obatan pertanian, perabot rumah, serta surat berharga lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Rumah seluas 6x16 meter terbakar 50 persen, sedangkan toko hangus terbakar. “Api padam sekitar pukul 03.44,” kata Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Ahmad Adi Winarto.
Kebakaran belum berhenti di Desa Tlogoagung. Kemarin tercatat ada tiga kejadian. Kebakaran kedua terjadi di rumah Suparlan, 60, warga Desa Kalicilik, Kecamatan Sukosewu. Kebakaran sekitar pukul 03.00, rumah Suparlan terbakar 45 persen akibat rambatan api dari bediang sapi. “Kerugian ditaksir Rp 20 juta,” ungkapnya.
Sementara, kebakaran ketiga terjadi di rumah milik Surip, 60, warga Desa Suwaloh, Kecamatan Balen. Kebakaran sekitar pukul 07.35 kemarin bermula sebuah tabung gas elpiji bocor.
Api dipadamkan pukul 08.08. Salah satu anggota keluarga terluka, yakni Qonaim, 35. “Korban mengalami luka bakar ringan kedua kakinya dan mendapatkan penanganan medis di polindes,” bebernya. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto