RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri melalui jalur prestasi berdasarkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi berakhir. Hasil seleksi diumumkan pada Kamis (5/6), dengan sebanyak 349 pendaftar dinyatakan diterima.
Meski demikian, ratusan kursi di sejumlah SMP negeri masih belum terisi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, masih terdapat sekitar 326 pagu yang kosong dan akan diisi melalui tahap pemenuhan dan distribusi yang berlangsung mulai 6 Juni hingga 10 Juli mendatang.
Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Bojonegoro, Agus Anshori, mengatakan seluruh tahapan pendaftaran jalur prestasi TKA telah selesai dan hasil seleksi telah diumumkan kepada para pendaftar.
Menurut Agus, sisa pagu yang belum terisi akan dialokasikan melalui tahap pemenuhan dan distribusi. Tahapan tersebut mulai dibuka hari ini dan berlangsung hingga menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. “Waktunya cukup panjang hingga masuk sekolah nanti,” ujarnya.
Agus menjelaskan, tahap pemenuhan dan distribusi diperuntukkan bagi lulusan SD/MI yang belum diterima di sekolah mana pun melalui SPMB. Namun, mereka hanya dapat memilih sekolah yang masih memiliki sisa pagu, baik pada jalur domisili, afirmasi, maupun prestasi.
Baca Juga: Cabdindik Jawa Timur Bojonegoro-Tuban Tegaskan SPMB Wajib Transparan dan Tanpa Praktik Korupsi
“Sekolah yang pagunya sudah penuh tidak bisa dipilih. Selain itu, siswa yang sudah diterima melalui SPMB juga tidak diperbolehkan mendaftar kembali,” jelasnya.
Ia mengakui masih ada sejumlah lulusan SD/MI yang belum memperoleh sekolah tujuan. Kondisi tersebut terjadi karena pada jalur prestasi TKA terdapat beberapa sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi kuota yang tersedia.
Dalam jalur prestasi TKA, setiap pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu sekolah. Akibatnya, peserta yang nilai TKA-nya kalah bersaing dengan pendaftar lain otomatis tidak lolos seleksi.
Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan rekapitulasi jumlah sekolah yang mengalami kelebihan pendaftar serta mendata peserta yang belum diterima pada SPMB.
“Ada laporan dari sejumlah sekolah bahwa jumlah pendaftar pada jalur prestasi TKA melebihi pagu yang tersedia, sehingga tidak semua pendaftar dapat diterima,” pungkasnya. (irv/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana