RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sekitar lima tokoh nasional bakal berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro mulai hari ini (28/11) hingga Minggu (30/11).
Dengan berbagai kegiatan, meliputi penanaman pohon di Kecamatan Sekar rencananya dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, kemudian acara Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Jatim Sabtu (29/11) bakal dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria; hingga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
Kemudian di hari yang sama agenda Milad Muhammdiyah rencananya dihadiri Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah. Selanjutnya Minggu (30/11) Muhammad Iqdam atau Gus Iqdam di pengajian umum Alfatimah.
Sekretaris Yayasan Al Fatimah Ansachul Balaya mengatakan, pengajian akbar bersama Gus Iqdam dan hadrah Sabilu Taubah akan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lahir PPM Al-Fatimah Bojonegoro, Minggu (30/11).
Pengajian akbar ini memiliki tujuan mulia, yakni untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan keilmuan bersama masyarakat Bojonegoro dengan diiringi oleh tokoh-tokoh agama. Utamanya, Gus Iqdam yang juga merupakan pimpinan majelis Sabilu Taubah.
‘’Dengan adanya tokoh agama yang digemari masyarakat. Harapan kami, agar tumbuh kesadaran dalam benak santri dan santriwati PPM Al-Fatimah, juga masyarakat secara umum. Betapa pentingnya bekal ilmu serta agama dalam menjalankan peran kehidupan bermasyarakat,’’ ujarnya.
Gus Ansachul sapaannya berharap, dengan menghadir Gus Iqdam di pengajian akbar ini, bisa muncul perhatian publik terhadap lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan PPM Al-Fatimah. Mulai dari RA, MI, MTs, SMP, SMA, hingga IAI Al-Fatimah.
‘’Kami siap memberikan layanan pendidikan terbaik dan terpercaya untuk seluruh calon santri, santriwati, mahasiswa, dan mahasiswi yang ingin menjadi bagian dari pendidikan yang ada di PPM Al-Fatimah Bojonegoro,’’ pungkasnya.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digitalisasi (Wamen Komdigi) dijadwalkan tiba di Stasiun Bojonegoro hari ini (28/11) sekitar pukul 17.00.
Kedatangan wamen terkait penyelenggaraan Malam Anugerah KI Awards Jatim 2025, tahun kali pertama digelar di Kabupaten Bojonegoro.
Kepala Stasiun Kereta Api Bojonegoro Nurkholis membenarkan, adanya koordinasi awal dari pihak kementerian di stasiun Bojonegoro. “Tadi sudah ada protokoler dari Komdigi yang ke stasiun, untuk pemberitahuan,” katanya Kamis (27/11).
Menurut informasi awal yang diterimanya, perjalanan Wamen diperkirakan menggunakan moda kereta, dan tiba di Bojonegoro pada Jumat. “Infonya wamen Komdigi akan melakukan perjalanan kereta ke stasiun Bojonegoro,” ujarnya.
Nurkholis menambahkan, pemberitahuan itu masih bersifat tentatif. “Memang kalau protokoler pasti ada pemberitahuan, namun jadi tidaknya, akan diinformasikan kembali,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak kementerian telah meminta pemakaian fasilitas ruang tunggu, yang ada di Stasiun. “Dari kementerian menyampaikan izin memakai ruang tunggu di stasiun Bojonegoro,” imbuhnya.
Kedatangan pejabat pusat itu selaras dengan persiapan Kabupaten Bojonegoro menjadi tuan rumah gelaran Malam Anugerah KI Awards Jatim 2025. Tahun ini, acara mengusung tema “Medhayoh Keterbukaan Informasi” dengan konsep yang lebih inovatif dan kolaboratif.
Agenda puncak berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025 di Hotel Aston Bojonegoro mulai pukul 18.00. Pada malam itu, KI Jatim akan mengumumkan daftar resmi badan publik informatif dan menuju informatif sebagai bentuk apresiasi terhadap keterbukaan informasi publik di Jawa Timur.
Sekretaris Panitia Milad Muhammadiyah Suwadi Pranoto mengatakan, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bakal hadir di acara tabligh akbar Milad Muhammadiyah ke 113, Sabtu (29/11) mendatang. Tepatnya pukul 07.00.
''Di Stadion Letjend H. Soedirman, Bojonegoro," jelasnya.
Suwadi menjelaskan Wakil Menteri Haji dan Umrah dijadwalkan tiba di Bojonegoro malam ini (28/11). Tepatnya pukul 21.00.
''Tiba di stasiun," ungkapnya.
Menurut Suwadi kehadiran wakil menteri tersebut diharapkan ukhuwah Islamiyyah, perdalam ilmu agama dan pengetahuan, berbagi kasih. (ewi/dan/irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana