LAMONGAN, Radar Lamongan – Eksplorasi minyak dan gas (migas) gagal menemukan cadangan migas di sumur Kasuari Emas (KSE-001) Desa Beru Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Sehingga untuk kesekian kalinya, upaya ekplorasi migas di Kota Soto tersebut menemui kegagalan. ‘’Iya benar mas, informasinya tidak berhasil,’’ kata personil Pertamina EP, selaku operator eksplorasi migas di Desa Beru tersebut kemarin (28/11).
Namun, pihak Pemkab Lamongan belum mendapat konfirmasi resmi terkait kegagalan pengeboran migas di Desa Beru tersebut. ‘’Saya belum mendapat konfirmasi resmi,’’ kata Sekda Lamongan, Moh Nalikan.
Namun dia menyatakan, memang semua pengeboran belum ada yang on untuk dieksplorasi. Sehingga ada kemungkinan kalau gagal. Karena secara teknis belum menguntungkan. “Kalau misal ditemukan cadangan migas, pastinya akan berdampak baik terhadap perekonomian warga Lamongan. Tapi kita masih menunggu info resminya,” terang dia.
Dia menjelaskan, teknis eksplorasi langsung dilakukan pertamina. Pihaknya tidak melakukan pengawasan langsung. Karena masih tahap awal. Berbeda kalau sudah ditemukan cadangan migasnya, maka pemkab berhak mengawal. Karena aspek lingkungan yang diperhatikan lebih banyak.
Terkait kegiatan eksplorasi lanjutannya atau di tempat lain, Nalikan belum bisa memastikan. Karena harus melakukan kroscek ke pihak terkait. “Saya akan konfirmasi dulu mengenai tindak lanjutnya, kalau memang benar tidak ditemukan cadangan minyak,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahyudi menyatakan, sebenarnya bukan pertama kalinya eksplorasi migas di Kota Soto. Beberapa tahun lalu, terdapat Blok NNA di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang. Namun, hingga kini pihak terkait tak lagi melanjutkan proyek di sana. Nurwahyudi mengiyakan, terdapat peluang besar untuk dilakukan eksplorasi di Lamongan. Salah satunya yang akan dilakukan pengeboran di sumur Kasuari Emas KSE-001 di Desa Beru. "Perlu diketahui bahwa ini merupakan pertama kalinya hulu migas melakukan eksplorasi di Lamongan. Ada banyak sekali peluang di Kabupaten Lamongan untuk dilakukan eksplorasi, sangat tinggi sekali. Salah satunya di Desa Beru Kecamatan Sarirejo ini," ujar Nurwahyudi.