Radar Bojonegoro - Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang madrasah tsanawiyah (MTs) berbeda-beda. Terdapat MTs sudah menyelesaikan penerimaan siswa dan memenuhi pagu. Namun masih ada MTs belum membuka PPDB. Penyelenggaraan PPDB menjadi kewenangan masing-masing MTs.
Tetapi, PPDB harus sesuai rekomendasi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro. Ketua PPDB MTsN 2 Bojonegoro Agus Faizhal mengatakan, penerimaan siswa baru telah usai. PPDB 2021 telah dilaksanakan 1-20 Maret lalu untuk jalur undangan atau prestasi. Sedangkan jalur reguler dibuka 1-20 April.
Agus menjelaskan, PPDB dibuka lebih awal dibanding dengan MTsN lain agar siswa diterima berkualitas. Juga keinginan dari calon peserta didik sendiri, bukan menjadi pilihan kedua. “Mengikuti para pendahulu dan tidak lepas dari petunjuk pimpinan,” ungkapnya.
Menurut Agus, hingga kini sekitar 237 siswa sudah masuk dan dinyatakan diterima di MTsN 2 Bojonegoro. Namun, ketika rombongan belajar (rombel) dibuat 8 kelas, tentu masih kurang 3 siswa. Karena setiap rombel berisi 30 siswa. “Kondisional, kalau kami dari panitia sudah maksimal melakukan PPDB. Hanya kelanjutannya kami serahkan ke pihak lembaga untuk pengisian tiga siswa,” ungkapnya.
Kepala MTsN 1 Bojonegoro Fathul Amin mengatakan, jalur reguler akan dibuka akhir Mei mendatang dengan menyisakan tiga rombel atau hampir 100 siswa. Rencanya, ada 10 rombel. Penerimaan jalur undangan atau prestasi yang digelar Maret hingga April, pendaftar membludak. Banyak calon siswa tidak diterima, namun bisa kembali mendaftar melalui jalur reguler. “Baik yang sudah daftar jalur prestasi tidak lolos, atau belum mendaftar,” jelasnya.
Menutur dia, pelaksanaan PPDB di masing-masing MTs berbedabeda. Menjadi kewenangan setiap madrasah, namun harus sesuai rekomendasi dari kantor Kemenag. “PPDB semua dilakukan secara daring,” terangnya.
Kepala MTsN 4 Bojonegoro Lukmanul Hakim mengatakan, PPDB di sekolahnya belum dibuka. Nantinya dibuka pada 24 Mei hingga 24 Juni. Dengan dua jalur pendaftaran yaitu prestasi dan reguler. “Bersamaan, hanya jalur prestasi ada seleksi prestasi dimiliki calon siswa,” ungkapnya.
Lukman menjelaskan MTsN 4 Bojonegoro akan menerima sekitar 224 siswa dibagi dalam tujuh kelas atau rombel. Dengan setiap kelas berisi 32 siswa. Pendaftaran PPDB dilakukan secara online. Sehingga siswa tidak perlu datang ke madrasah. Namun tetap disedikan petugas ketika calon siswa kesulitan mendaftar.
Berkaca dari tahun lalu, Lukman yakin pagu akan terpenuhi. Terlebih 2020 hanya dalam seminggu sudah terpenuhi. Meskipun PPDB di sekolahnya baru dibuka, berbeda dengan MTs lain sudah lebih dulu. “MTs ada pangsa pasar sendiri. Baru dibuka karena menyesesuaikan petunjuk teknis,” jelasnya. (irv)
Editor : Indra Gunawan