AWALNYA diliputi rasa ragu dan takut. Namun, keberanian untuk mencoba membawa Galuh Widy Pramesti melangkah ke ajang duta wisata. Pengalaman pertamanya itu justru membuka wawasan baru tentang pentingnya promosi pariwisata dan potensi daerah.
Menurut dara berdomisili di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora ini, mengikuti ajang duta wisata bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi sarana mengembangkan kemampuan diri, terutama dalam bidang komunikasi dan public speaking.
‘’Saya ingin berkontribusi mengenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif di Blora,” ujarnya.
Meski menjadi pengalaman pertamanya, Galuh mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga. Mulai dari cara berkomunikasi di depan umum hingga memahami peran generasi muda dalam mendukung promosi daerah.
‘’Awalnya saya ragu dan takut, tetapi saya mencoba tetap semangat dan tidak menyerah. Hasilnya membuat saya puas meski masih banyak yang perlu diperbaiki,” katanya.
Ke depan, Galuh ingin lebih aktif mengajak generasi muda terlibat dalam promosi wisata melalui media digital. ‘’Media sosial sangat dekat dengan anak muda. Kalau dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi sarana efektif untuk mempromosikan wisata Blora,” tuturnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana