Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Kembali Temu Ireng: Rempah Tradisional Dengan Segudang Khasiat yang Mulai Terlupakan 

Bhagas Dani Purwoko • Selasa, 16 September 2025 | 02:29 WIB

 

Temu Ireng.
Temu Ireng.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pernahkah anda mendengar tentang temu ireng? Rempah berwarna hitam keunguan ini mungkin jarang terlihat di dapur modern.

Namun, sejak ratusan tahun lalu ia dipercaya sebagai “jamu alami” yang ampuh menjaga kesehatan tubuh.

Indonesia kaya akan rempah-rempah yang sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional, salah satunya adalah temu ireng (Curcuma aeruginosa).

Baca Juga: Fakta di Balik Jukut Goreng yang Lezat, tapi Berisiko Kanker?

Tanaman rimpang yang masih satu keluarga dengan kunyit dan jahe ini dikenal dengan warna hitam keunguan pada dagingnya, berbeda dengan kunyit biasa yang berwarna oranye cerah. 

Temu ireng sering digunakan dalam ramuan jamu tradisional Jawa, terutama untuk menjaga stamina, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan nafsu makan.

Asal-usul penggunaannya bisa ditelusuri dari tradisi leluhur yang percaya bahwa temu ireng mampu membersihkan tubuh dari “angin” atau gangguan dalam perut.

Baca Juga: Wicangsyu, Minuman Herbal Racikan Warga Desa Doplang: Manfaatkan Rempah Hutan, Menghangatkan Tim Persiapan saat Jokowi Kunjungan

Tidak hanya di Jawa, tanaman ini juga dikenal di berbagai wilayah Asia Tenggara sebagai bahan pengobatan alami. 

Dalam beberapa penelitian modern, temu ireng terbukti mengandung senyawa kurkuminoid, minyak atsiri, serta antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat yang paling dikenal adalah kemampuannya meningkatkan nafsu makan, terutama pada anak-anak, sehingga sering diolah menjadi jamu khusus.

Selain itu, temu ireng dipercaya dapat membantu mengatasi masalah pernapasan ringan, meredakan sakit perut, hingga memperbaiki metabolisme tubuh.

Baca Juga: Petani Rempah di Danau Toba Naik Kelas Berkat KUR BRI

Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan temu ireng berpotensi sebagai antikanker berkat kandungan antioksidannya yang tinggi.

Sayangnya, popularitas temu ireng semakin menurun seiring perkembangan zaman dan beralihnya masyarakat pada obat modern.

Padahal, jika diolah dengan benar dan dikonsumsi secara tepat, temu ireng bisa menjadi alternatif alami untuk menjaga kesehatan. 

Biasanya, rimpang temu ireng diolah menjadi jamu, serbuk, atau ekstrak cair yang praktis untuk diminum.

Baca Juga: Kuliner Garangasem Jendil, Rempah Menggoyang Lidah

Dengan semakin tingginya minat terhadap bahan alami dan gaya hidup sehat, temu ireng berpeluang besar untuk kembali populer sebagai salah satu warisan herbal Nusantara yang patut dilestarikan.

Bukan hanya sekadar rempah dapur, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. (nfs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#indonesia #jamu #temu ireng #rempah #kaya #herbal