RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tanghulu (糖葫芦), atau manisan buah yang dilapisi gula, adalah camilan tradisional yang berasal dari Tiongkok utara.
Dikenal dengan teksturnya yang renyah di luar dan lembut serta juicy di dalam, tanghulu telah menjadi jajanan kaki lima yang digemari dari generasi ke generasi.
Kini, berkat media sosial, tanghulu tidak hanya populer di Tiongkok tetapi juga digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lantas, apa sebenarnya tanghulu itu, dan bagaimana cara membuatnya sendiri di rumah?
Apa Itu Tanghulu?
Pada dasarnya, tanghulu adalah buah-buahan kecil yang ditusuk pada tusukan bambu, lalu dicelupkan ke dalam sirup gula panas yang mengkristal saat dingin.
Secara tradisional, tanghulu dibuat menggunakan buah hawthorn Tiongkok, yang memiliki rasa asam.
Namun, seiring waktu, variasi buah lain mulai digunakan, seperti stroberi, anggur, kiwi, jeruk mandarin, bahkan tomat ceri.
Kunci utama dari kelezatan tanghulu terletak pada lapisan gula yang tipis, bening, dan sangat renyah.
Kontras antara rasa manis gula dan kesegaran buah di dalamnya menciptakan sensasi rasa yang unik dan menyenangkan.
Bahan-bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Membuat tanghulu terlihat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian, terutama dalam proses melelehkan gula.
- Buah-buahan: Stroberi, anggur, tomat ceri, kiwi, atau buah lain yang sesuai. Pastikan buahnya kering dan tidak ada sisa air.
- Gula Pasir: 150 gram
- Air: 75 ml
- Sirup Jagung (Corn Syrup) atau Glukosa: 10 gram (opsional, tetapi sangat disarankan untuk mencegah gula mengkristal kembali)
- Tusukan Sate: Secukupnya
- Panci Kecil dengan Dasar Tebal: Disarankan berbahan stainless steel
- Kuas Silikon: Untuk meratakan gula di panci
- Alas atau Kertas Roti: Untuk meletakkan tanghulu yang sudah jadi
Cara Membuat Tanghulu Sendiri di Rumah
Menguasai teknik membuat tanghulu memang butuh beberapa kali percobaan, terutama untuk mendapatkan konsistensi gula yang tepat.
1. Persiapan Buah
Cuci bersih semua buah. Untuk stroberi, buang daunnya. Untuk anggur, pastikan semua tangkainya terlepas.
Keringkan buah hingga benar-benar kering. Anda bisa mengeringkannya dengan tisu atau handuk bersih. Sisa air sedikit saja bisa membuat gula tidak menempel atau cepat meleleh.
Tusuk buah-buahan dengan tusukan sate. Pastikan buahnya tertusuk dengan kuat agar tidak jatuh saat dicelupkan.
2. Memasak Gula (Fase Paling Krusial)
Masukkan gula, air, dan sirup jagung (jika digunakan) ke dalam panci. Nyalakan api sedang.
Aduk perlahan hingga semua gula larut. Setelah gula larut, hentikan mengaduk. Mengaduk gula terlalu sering setelah larut bisa menyebabkan gula mengkristal.
Biarkan campuran mendidih. Gunakan kuas silikon yang dibasahi air untuk membersihkan butiran gula yang menempel di sisi panci. Ini juga mencegah kristalisasi.
Masak gula hingga mencapai suhu 145-150°C (tahap hard crack). Jika tidak ada termometer, lakukan uji sederhana: celupkan ujung sumpit ke dalam sirup gula, lalu celupkan ke dalam air dingin. Jika gula langsung mengeras dan renyah saat digigit, berarti sudah siap. Jika masih lengket, masak lagi sebentar.
3. Pencelupan Buah
Angkat panci dari api. Miringkan panci agar gula terkumpul di satu sisi.
Celupkan buah yang sudah ditusuk ke dalam sirup gula secara cepat, putar-putar hingga seluruh permukaan buah terlapisi merata. Lakukan dengan cepat karena gula akan cepat mengeras.
Angkat tanghulu yang sudah terlapisi, lalu letakkan di atas kertas roti. Ulangi proses ini untuk semua tusukan buah.
4. Penyelesaian
Biarkan tanghulu dingin dan mengeras selama beberapa menit. Tanghulu siap dinikmati saat lapisan gulanya sudah renyah. Disarankan untuk langsung mengonsumsinya karena lapisan gula bisa kembali lembek atau lengket jika terpapar kelembapan udara terlalu lama.
Tanghulu adalah camilan yang sempurna untuk dinikmati saat santai, dan proses pembuatannya bisa menjadi aktivitas seru yang menguji kesabaran. Dengan resep dan trik yang tepat, Anda bisa menikmati manisnya Tanghulu buatan sendiri yang renyah dan lezat. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko