LAMONGAN, Radar Lamongan - Della Savelya Ananti, 22, tidak menyangka hari bahagianya diwisuda, justru juga menjadi hari nahas baginya. Della meninggal bersama suaminya Rofik dan Ibunya Tasmiati, setelah mobil nopol L 1357 CN yang ditumpangi tertabrak KA Blambangan Ekspres di perlintasan Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Rabu pagi (18/10).
Padahal, Della merupakan mahasiswi berprestasi. M Yaskun, Kaprodi manajemen fakultas ekonomi Unisla membenarkan, Della merupakan mahasiswi cumlaude dengan nilai IPK 3,55.
‘’Kami turut berduka cita atas meninggalnya Della dan keluarga,’’ ucap Yaskun.
Sementara itu, beberapa kursi plastik berwarna biru dan merah berjajar di depan rumah Della dan keluarga di Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi, Rabu siang (18/10). Beberapa pelayat tampak di rumah berdinding putih, dengan lantai keramik berwarna cokelat tersebut.
Suasana haru cukup terasa menyelimuti. Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Della dan suami dimakamkan di Surabaya. Sedangkan, jenazah Tasmiati dimakamkan di Desa Wangunrejo. Saudara kandung Tasmiati, Wujud mempersilahkan wartawan koran ini masuk ke dalam rumah.
Editor : Hakam Alghivari