‘’Bisa dipastikan tanaman asli air itu low (rendah) CO2,’’ ujar Fajar.
Tanaman dengan CO2 yang tinggi maka daunnya akan mengering dan tidak berhasil dibudidayakan. ‘’Kebanyakan tanaman itu dari darat ke air malahan,’’ ucap dia sambil menujukan tanamannya.
Sedangkan, lanjut dia, untuk suhu di dalam air berkisar antara 24 hingga 25 derajad celcius. Sehingga, dia terkadang menggunakan alat kipas kecil untuk mendinginkan tanaman. Tujuannya agar suhu turun.
‘’Perawatannya yakni kalau sudah panjang, kemudian dipotong,’’ ucapnya.
Fajar menjelaskan, terdapat beberapa tanaman yang biasa digunakan untuk hiasan. Di antaranya cuba, tanaman karpet, dan beberapa jenis tanaman lain yang digunakan dasar pada aquascape.
‘’Rumput panjang itu juga bisa dipakai,’’ katanya.
Sedangkan untuk tanaman tigerlotus, biasannya hanya ditanami satu atau dua pada aquascape. Biasanya digunakan sebagai pelengkap. Sebab, jika digunakan terlalu banyak, maka akan menutupi tanaman lain.
‘’Banyak juga yang menggunakan tanaman crypto,’’ ujar pria 24 tahun ini.
Fajar biasanya menjual satu cup kecil tanaman hias air seharga Rp 15 ribu per tanaman. ‘’Biasanya untuk stok toko mas,’’ terangnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto