Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Sejumlah Titik Jalan dan Rumah Terendam

M. Yusuf Purwanto • Senin, 24 Oktober 2022 | 19:10 WIB
TERENDAM: Potret akses jalan dan rumah warga di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat yang terendam banjir. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
TERENDAM: Potret akses jalan dan rumah warga di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat yang terendam banjir. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Hujan deras menyelimuti mayoritas wilayah di Kota Soto kemarin (23/10). Pantauan di lapangan, sejumlah jalan protokol dan jalan lingkungan di pusat Lamongan tergenang.

 

Untungnya genangan air cepat surut. Selain itu, akses jalan dan sejumlah rumah di Desa Sukobendu dan Desa/ Kecamatan Mantup serta di Desa Wudi, Kecamatan Sambeng banjir.

 

Camat Mantup Suwanto Sastrodiharjo mengatakan, hujan berlangsung selama dua jam yang mengakibatkan genangan air di Jalan Raya Mantup, tepatnya di depan Pasar Mantup.

 

Wanto, sapaan akrabnya menuturkan, air sempat menggenangi jalan setinggi 20 centimeter (cm). Dia memastikan, genangan air hanya sebentar dan surut setelah hujan reda.

 

Selain itu, Wanto membenarkan di Desa Sukobendu sempat tergenang setinggi lutut orang dewasa. Sedangkan, sejumlah rumah terdampak banjir setinggi 20 cm).

 

‘’Namun kondisi saat ini sudah berangsur menurun setelah hujan reda. Untuk sementara yang terdata sekitar 5 rumah,’’ ujarnya.

 

Kades Sukobendu Wabah membenarkan banjir bandang terjadi akibat hujan selama dua jam. Dia memastikan, air yang masuk rumah sudah berangsur surut saat hujan reda.

 

‘’Air dari hutan sebelah selatan Pasar Desa Sukobendu yang turun ke bawah,’’ jelasnya.

 

Banjir bandang juga terjadi di Desa Wudi, Kecamatan Sambeng. Camat Sambeng Eko Tri membenarkan hal tersebut. Eko menjelaskan, setelah hujan deras membuat luapan air di Sungai Desa Wudi meluber ke rumah warga sekitar.

 

‘’Kepala Desa masih mendata. Namun kisaran sebanyak 40 rumah yang tergenang air dengan ketinggian 20 hingga 30 cm,’’ ucapnya.

 

Hingga berita ini ditulis, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan Muslimin belum bisa dikonfirmasi. Ketika dihubungi via ponsel, terdengar nada sambung. Namun, Muslimin tak kunjung menjawab.

 

Anggota Komisi C DPRD Lamongan Freddy Wahyudi menyoroti banjir yang terjadi di sejumlah titik. Politisi F-PKB itu berjanji akan melakukan rapat dengan dinas terkait dan meninjau titik banjir.

 

‘’Ke depan harapan kita tidak begitu lagi. Kemudian dibuatkan embung-embung untuk bisa maksimal menampung air hujan,’’ terang Freddy. (mal/sip/ind)

TAK KUNJUNG SURUT: Warga di wilayah Bengawan Jero yang terdampak banjir, mulai mengeluhkan diserang sejumlah penyakit. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
TAK KUNJUNG SURUT: Warga di wilayah Bengawan Jero yang terdampak banjir, mulai mengeluhkan diserang sejumlah penyakit. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)


DRAINASE KURANG LANCAR: Hujan deras beberapa saat membuat sejumlah ruas jalan terendam. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Drainase #terendam #hujan deras #lamongan #Kurang Lancar