Petambak memilih menunda panen ikan. “Hari Kamis dan Jumat masih murah harga ikan. Sekarang, harga ikan mahal karena jarang ada panen ikan,” tuturnya.
Sunarseh, pedagang lainnya, mengatakan, pukul 11.00 kemarin (4/4) sudah tidak ada ikan. Kosongnya ikan karena petambak mengira pedagang ikan banyak yang libur di awal puasa. Stok ikan minim memicu harga ikan naik.
“Sebelum puasa itu murah, kemudian sejak awal puasa ikan mahal. Mulai Sabtu, Minggu, sampai hari ini ikan masih mahal,” tuturnya.
Sunarseh menjelaskan, harga bandeng Rp 35 ribu per kilogram (kg) isi 3. Sementara 4 ekor bandeng satu kg Rp 28 ribu. “Sekarang lumayan ada ikannya meskipun masih mahal,” katanya.
Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Kacung Rawi, menuturkan, hingga lima hari awal puasa biasanya ikan jarang. Sebelum lebaran, pasukan ikan juga berkurang. ‘’Ada pengaruh. Jika panen sedikit, pembeli banyak otomatis harga mahal. Begitu pun jika sudah musim panen, harga akan turun karena banyak ikan,” tuturnya.
Rawi menuturkan, jika petambak sudah panen lagi, maka otomatis harga stabil lagi. “Kalau serentak ikan kan meluap sedangkan pedagang sama, dimana pedagang juga ingin untung dan dapat hasil,” ujarnya. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto