Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

6 Spot Sarapan Legendaris Jogja Sejak Zaman Penjajahan Ini Bikin Kangen Berat

Bhagas Dani Purwoko • Senin, 20 April 2026 | 19:53 WIB
KULINER JOGJA: Jangan lupa mampir ke spot sarapan di Jogja yang legendaris.
KULINER JOGJA: Jangan lupa mampir ke spot sarapan di Jogja yang legendaris.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Yogyakarta tidak hanya merawat peninggalan sejarah dalam bentuk candi atau keraton, tetapi juga lewat cita rasa kulinernya. Memulai pagi di Kota Pelajar ini terasa kurang afdal jika belum mencicipi racikan resep turun-temurun yang telah bertahan lintas generasi.

Bahkan, beberapa warung makan di Jogja sudah berdiri sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Mengutip direktori pariwisata resmi Dinas Pariwisata DIY (Visiting Jogja), kuliner autentik merupakan salah satu pilar utama daya tarik wisata budaya di Yogyakarta.

Bagi Anda yang mencari romansa nostalgia di pagi hari, berikut 6 rekomendasi sarapan legendaris di Jogja yang wajib masuk itinerary liburan Anda:

1. Gudeg Yu Djum (Sejak 1942)

Nama ini adalah ikon kuliner Jogja. Berdiri sejak zaman penjajahan Jepang, Gudeg Yu Djum mempertahankan karakter rasa manis dan gurih yang pekat.

Baca Juga: 7 Spot Bakso Paling Unik di Malang yang Wajib Masuk List: Bakso Ikan Hingga Kuah Mercon

2. Soto Kadipiro (Sejak 1921)

Jika Anda pencinta kuah segar, Soto Kadipiro adalah "mbahnya" soto di Jogja. Bertahan lebih dari satu abad, soto ini khas dengan kuah bening kaldu ayam kampung, tauge, bihun, dan taburan seledri segar.

3. Lupis Mbah Satinem

Mencari jajanan manis untuk sarapan ringan? Lupis ketan buatan Mbah Satinem yang disiram gula merah kental dan taburan kelapa parut adalah juaranya. Saking larisnya, Anda harus rela antre sejak pagi buta.

4. Mangut Lele Bu Is (Sejak 1977)

Menawarkan olahan lele asap yang dimasak dalam kuah santan berbumbu rempah tajam. Disajikan dengan pendamping sayur ndeso seperti daun pepaya, bayam, dan kemangi yang menetralisir rasa gurihnya.

Baca Juga: Awas Klenger! 6 Warung Bakso Unik dan Jumbo di Surabaya: Ada Isian Keju Lumer hingga Sumsum Menggoda

5. Brongkos Alkid Handayani (Sejak 1975)

Berlokasi di dekat Alun-Alun Kidul (Alkid), warung ini menyajikan brongkos berkuah kental dari kluwek dan santan. Isiannya melimpah, mulai dari kacang tolo, tahu, telur, daging sapi, hingga tetelan yang empuk.

6. Gudeg Mbah Lindu Meski tempatnya sederhana di kawasan Sosrowijayan, pamor Gudeg Mbah Lindu terdengar hingga mancanegara. Cita rasa gudeg jadulnya selalu sukses memanggil kembali wisatawan yang pernah singgah.

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#spot sarapan legendaris di jogja #warung legendaris di jogja #kuliner legendaris di jogja #kuliner jogja yang berdiri sejak zaman penjajahan #rekomendasi warung sarapan di jogja