Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sering Sakit Kepala? Mungkin Tubuhmu Kekurangan Air, Kenali Tanda-Tandanya: Jangan Tunggu Sampai Dehidrasi

Hakam Alghivari • Kamis, 22 Mei 2025 | 20:26 WIB
Kekurangan air minum atau cairan  dapat menimbulkan berbagai penyakit. Berikut tanda-tanda kalian kekurangan cairan.
Kekurangan air minum atau cairan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Berikut tanda-tanda kalian kekurangan cairan.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sekitar 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Cairan ini memainkan peran vital dalam menjaga keseimbangan fungsi organ, mengangkut nutrisi, membuang limbah, hingga menjaga suhu tubuh. Itulah mengapa mencukupi kebutuhan cairan setiap hari sangat penting.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), setiap orang disarankan untuk mengonsumsi minimal 2 liter atau sekitar 8 gelas air putih per hari. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sudah kekurangan cairan, hingga tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda dehidrasi ringan. Jika terus dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak serius pada kesehatan.

Baca Juga: Apakah Minum Air Hujan Aman Bagi Kesehatan? Ternyata Begini Jawaban dari Berbagai Penelitian

Berikut beberapa tanda kalian kekurangan air:

1. Mulut Kering dan Rasa Haus: Alarm Pertama dari Tubuh

Haus sebenarnya merupakan sinyal awal bahwa tubuh Anda sudah kekurangan cairan. Jika Anda sering merasakan mulut kering, itu pertanda bahwa tubuh membutuhkan asupan air secepatnya.

Mulut yang kering bukan hanya soal tidak nyaman, tapi juga bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh. Ketika produksi air liur menurun, perlindungan alami terhadap infeksi ikut melemah. Selain itu, mukosa mulut yang kering juga bisa meningkatkan risiko radang tenggorokan, gusi berdarah, atau bahkan sariawan.

2. Warna Urine yang Gelap: Indikator Paling Mudah Dikenali

Cara paling sederhana untuk mengetahui apakah tubuh cukup terhidrasi atau tidak adalah dengan melihat warna urine. Urine yang sehat umumnya berwarna kuning pucat. Jika warnanya berubah menjadi kuning tua, oranye, atau bahkan mendekati cokelat, itu pertanda Anda harus segera minum lebih banyak air.

Baca Juga: Buah-Buahan Penurun Tekanan Darah: Solusi Alami bagi Penderita Hipertensi

Selain warna, frekuensi buang air kecil juga penting diperhatikan. Jika Anda jarang buang air kecil dalam sehari, bisa jadi tubuh sedang menahan cairan karena pasokan air yang tidak memadai.

3. Sakit Kepala dan Pusing: Akibat Volume Darah yang Berkurang

Sakit kepala sering kali tidak hanya dipicu oleh stres atau kurang tidur. Kekurangan cairan juga bisa menjadi penyebabnya. Saat tubuh kekurangan air, volume darah menurun, sehingga aliran oksigen dan nutrisi ke otak pun terganggu. Inilah yang bisa memicu sakit kepala dan rasa pusing.

Dalam beberapa kasus, gejala ini juga bisa disertai dengan rasa berkunang-kunang saat berdiri terlalu cepat. Jika ini terjadi, sebaiknya segera duduk dan minum air perlahan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh.

Baca Juga: Gejala Stroke Bisa Dilihat saat Pagi Hari, Ini 11 Tanda-tandanya

4. Kelelahan dan Sulit Konsentrasi: Otak Tidak Bekerja Optimal

Air sangat penting untuk fungsi otak. Ketika tubuh kekurangan cairan, aktivitas sel-sel otak bisa menurun, yang kemudian menyebabkan kelelahan mental dan fisik. Anda mungkin merasa mengantuk, malas bergerak, atau sulit fokus pada pekerjaan yang biasanya mudah dilakukan.

Kondisi ini kerap dialami tanpa disadari, terutama saat cuaca panas atau setelah aktivitas berat. Maka dari itu, menjaga asupan air sepanjang hari sangat disarankan untuk menjaga energi dan fokus tetap stabil.

5. Kulit dan Bibir Kering: Cermin dari Kondisi Internal

Kulit dan bibir bisa menjadi cerminan kondisi hidrasi tubuh. Saat tubuh kekurangan cairan, kulit akan kehilangan elastisitasnya dan tampak lebih kering serta kusam. Bibir pun akan terasa pecah-pecah, bahkan bisa sampai mengelupas.

Coba lakukan tes sederhana: cubit kulit punggung tangan Anda dan tarik sedikit ke atas. Jika kulit lambat kembali ke posisi semula, itu bisa jadi pertanda tubuh sedang mengalami dehidrasi ringan.

6. Lingkaran Hitam dan Mata Cekung: Wajah Jadi Lebih Pucat

Kurangnya asupan air bisa membuat darah menjadi lebih kental dan sirkulasi tidak optimal. Akibatnya, pembuluh darah di sekitar mata menjadi lebih jelas terlihat, yang menyebabkan munculnya lingkaran hitam dan mata tampak cekung.

Baca Juga: Sushi Lovers Wajib Tahu! Ini 10 Alasan Kenapa Sushi Baik untuk Tubuhmu

Tanda ini juga sering disertai dengan kulit wajah yang terlihat lebih pucat karena kurangnya oksigen dan nutrisi yang sampai ke jaringan kulit.

7. Sembelit: Sistem Pencernaan Ikut Terganggu

Air sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan. Jika asupan cairan kurang, usus akan menyerap terlalu banyak air dari tinja, membuatnya menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Ini menyebabkan sembelit.

Sembelit bukan hanya membuat tidak nyaman, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan usus jika berlangsung lama. Untuk itu, selain mencukupi kebutuhan serat dari buah dan sayur, pastikan Anda juga cukup minum air setiap hari. (kam)

Editor : Hakam Alghivari
#kekurangan air #sembelit #kesehatan #warna urine #tanda dehidrasi