LAMONGAN, Radar Lamongan – Setelah pulang mengaji sore, Saifuddin Tsaqif Romadhon menyempatkan diri untuk berlari ringan. Rutenya, berputar sekitar gang rumahnya. Jika tidak berlari, maka dia bermain sepak bola bersama teman-temannya.
‘’Melatih fisik lewat lari. Ada juga program latihan di dispora,’’ kata juara dua tanding silat kelas di bawah 26 kilogram (kg) usia dini yang diadakan IPSI Malang 2023 ini.
Biasanya, sebelum tidur Tsaqif melakukan latihan gerakan seni beladiri. Dia perlu menghafalkan gerakan agar cepat menguasai materi yang diajarkan kepadanya.
Latihan sebelum tidur itu dilakukan dengan 20 - 30 gerakan. Dia punya alasan lebih senang latihan sebelum tidur. Yakni, ketika lelah bisa langsung tidur.
‘’Gerakannya banyak evaluasi. Jadi setiap hari latihannya biar tercapai seninya,’’ ujar juara dua tanding kelas A usia dini kejuaraan Tapak Suci Lamongan Competition Pimda 026 Tapak Suci Putra Muhammadiyah Lamongan 2022 itu.
Tsaqif biasanya diajari ayahnya yang juga suka silat.
‘’Insya Allah akhir tahun ini ikut turnamen silat lagi. Kalau larinya sementara pembinaan dulu, karena lari butuh proses,’’ ucap anak usia 8 tahun itu. (sip/yan)
Editor : M. Yusuf Purwanto