Breaking! Gempa Guncang Kumamoto Jepang, Ledakan Juga Terjadi di Gedung Perbelanjaan, Banyak Orang Diduga Terjebak

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 18:27 WIB
Tangkapan layar salah satu netizen Jepang membagikan video suasana di sebuah tempat perbelanjaan setelah terjadinya gempa di Prefektur Kumamoto, Selasa (28/7) waktu setempat. (ISTIMEWA)
Tangkapan layar salah satu netizen Jepang membagikan video suasana di sebuah tempat perbelanjaan setelah terjadinya gempa di Prefektur Kumamoto, Selasa (28/7) waktu setempat. (ISTIMEWA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gempa bumi mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7) waktu setempat. Di tengah upaya penanganan dampak gempa, sebuah ledakan dilaporkan terjadi di pusat perbelanjaan AEON Mall Kumamoto di Kota Kashima. Hingga kini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan otoritas setempat.

Laporan awal menyebut sebagian bangunan pusat perbelanjaan mengalami kerusakan. Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang yang dikutip Nikkei, sebagian lantai dua gedung dilaporkan runtuh dan diduga menyebabkan banyak orang terjebak di dalam bangunan.

Baca Juga: Parlemen Inggris Sahkan RUU Baru Untuk Perokok: Warga Kelahiran 2009 ke Atas Dilarang Beli Rokok dan Vape

Sementara itu, NHK World-Japan melaporkan sejumlah korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit. Polisi dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan operasi pencarian untuk memastikan tidak ada pengunjung maupun pekerja yang masih berada di dalam gedung.

Polisi juga menerima informasi bahwa sekitar 200 orang berhasil dievakuasi menuju area parkir pusat perbelanjaan. Rekaman udara yang diambil helikopter NHK memperlihatkan dinding luar bangunan terlepas, rangka baja terlihat terbuka, sementara sebagian atap tampak runtuh dan terdapat lubang pada bagian atas gedung.

Suasana di sebuah pusat perbelanjaan di Jepang pasca gempa di prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7) waktu setempat. (ISTIMEWA)
Suasana di sebuah pusat perbelanjaan di Jepang pasca gempa di prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7) waktu setempat. (ISTIMEWA)

Sejumlah saksi mata menggambarkan suara ledakan terdengar sangat keras. Seorang pegawai restoran di sekitar lokasi mengatakan mendengar suara dentuman sebelum melihat kepulan debu besar dari arah AEON Mall Kumamoto. Saksi lain yang bekerja di perusahaan taksi mengaku serpihan bangunan beterbangan hingga mengenai kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.

Pihak AEON, sebagaimana dikutip Nikkei, menyatakan ledakan terjadi setelah gempa mengguncang wilayah Kumamoto. Namun, perusahaan menegaskan penyebab ledakan maupun tingkat kerusakan masih dalam proses pemeriksaan bersama otoritas terkait.

Baca Juga: Mengenal Jonas Furrer: Presiden Pertama dan Rahasia Sistem Politik Swiss yang Unik, Tidak Ada Pemilu!

Gempa yang mengguncang Kumamoto juga menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah. dari sumber yang sama, Kepolisian Prefektur Kumamoto mencatat sedikitnya 12 rumah roboh, empat kasus warga terjebak di dalam bangunan, serta dua kebakaran hingga Selasa sore waktu setempat.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Jepang melaporkan sekitar 217 ribu warga di tujuh kota dan wilayah di Prefektur Kumamoto, Nagasaki, serta Fukuoka menerima perintah evakuasi. Pasokan listrik juga terganggu dengan sekitar 45.950 pelanggan di Prefektur Kumamoto mengalami pemadaman.

Dampak gempa turut dirasakan pada sektor transportasi. Operator kereta JR Kyushu menghentikan sementara seluruh layanan Shinkansen maupun kereta konvensional untuk pemeriksaan keselamatan. Perusahaan juga mengonfirmasi adanya sejumlah penumpang yang mengalami luka di jalur Kyushu Shinkansen.

Kerusakan juga terjadi di Kumamoto Castle, di mana beberapa bagian tembok batu dilaporkan runtuh. Pengelola kastel memastikan tidak ada wisatawan yang menjadi korban dan memutuskan menutup sementara kawasan tersebut hingga dinyatakan aman.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi, pemadam kebakaran, dan otoritas Jepang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan di AEON Mall Kumamoto serta jumlah pasti korban maupun orang yang masih berada di dalam bangunan. Informasi mengenai insiden ini masih dapat berubah seiring pembaruan resmi dari pemerintah Jepang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
kumamoto aeon mall gempa bumi ledakan jepang