Moch. Agung Irfan Firmansyah berhasil meraih Juara 2 kejuaran pencak silat tingkat Jatim berkat tekad, kedisiplinan, dan kerja keras dilakukan untuk bisa berlatih setiap hari.
IRVAN RAMADHON, Bojonegoro.
DISIPLIN menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan Moch. Agung Irfan Firmansyah. Kedisiplinan tersebut terlihat dari rutinitas dilakukan oleh mahasiswa 20 tahun tersebut.
Setiap hari Agung memulai pagi dengan berlatih pencak silat selama dua jam. Tepatnya mulai pukul 06.00 hingga 08.00. Kemudian dilanjutkan dengan berkuliah. Bahkan setelah berkuliah langsung bekerja sejak siang hingga menjelang Magrib.
‘’Jika ada jam kuliah biasanya pukul 08.00 - 09.00,” ungkap mahasiswa Universitas Nadlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut.
Berkat kedisiplinan tersebut, Agung berhasil meraih Juara 2 Kejuaran Pencak Silat Unisda Cup II yang berlangsung Juli lalu. Pada kejuaraan tingkat provinsi tersebut, mahasiswa asal Desa/Kecamatan Dander itu mampu mengharumkan dan membanggakan nama Bojonegoro.
‘’Dengan bekerja keras di setiap kesibukan tetap latihan terus setiap hari,” ungkap mahasiswa prodi pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi (PJKR) itu.
Agung bangga atas prestasi yang diraih. Prestasi tersebut dipersembahkan untuk orang tua tercinta, pelatih, hingga kampus tercinta Unugiri. Walau sebenarnya kurang puas karena belum berhasil meraih juara 1.
‘’Tidak (sesuai target), target saya ada di juara podium nomor 1, namun meleset ada di podium juara 2,” jelasnya.
Latihan dilakukan Agung untuk persiapan dilakukan lumayan lama. Mulai dengan pola latihan otot, kecepatan, dan daya tangkap serta daya ledak. Namun terkandala padatnya kesibukan kuliah, dan jam kerja yang setiap hari harus dibagi dengan jam latihan untuk persiapan pertandingan.
Ke depan Agung masih bakal mengikuti banyak kejuaraan pencak silat. Kejurwil Jatim, juga Dandim Cup Bojonegoro. Tentu bertekad kembali meraih prestasi terbaik dalam kejuaraan diikuti. (*/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana