Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dewi Ella Winali Ari, Gadis Desa Jadi Presenter TV Nasional

Hakam Alghivari • Rabu, 12 Juni 2024 | 19:40 WIB
Dewi Ella Winali Ari.
Dewi Ella Winali Ari.

Dewi Ella Winali Ari lahir di Desa Tulungagung, Kecamatan Malo. Kegigihannya berproses mengantarkannya berhasil menjadi presenter di salah satu televisi nasional.

 


DEWI SAFITRI, Bojonegoro

 

Suara lantang Dewi Ella Winali Ari dalam menyampaikan berita di balik layar televisi dapat disaksikan seluruh pemirsa. Keahlian Putri Bojonegoro dalam public speaking di dunia jurnalistik tidak diragukan lagi.

Dengan balutan kostum dan tatanan rambut yang rapi, membuat penampilan perempuan asal Desa Tulungagung, Kecamatan Malo ini terlihat sempurna dalam layar kaca.

Ella sapaannya, mulai tertarik menjadi seorang presenter sejak memutuskan untuk mengambil kuliah pada jurusan Ilmu Komunikasi.

Melihat dunia jurnalistik yang menantang, serta membutuhkan ide dan pemikiran kritis kreatif membuat ketertarikan tersebut muncul. Hingga membuatnya menekuni bidang jurnalistik.

‘’Dalam bidang ini saya bisa mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga, bisa mendapatkan banyak pengalaman baru,’’ ujar alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu.

Beragam pengalaman di dunia jurnalistik telah didapatkan. Mulai dari mencari dan menulis berita di lapangan saat menjadi reporter di salah satu radio Lamongan.

Juga, pengalaman broadcasting di salah satu media TV lokal. Pengalaman tersebut membuatnya bisa memahami situasi dan kondisi ketika berada di lapangan. Sehingga, sebagai presenter akan mampu menguasai materi berita yang dibawakan.

Berbekal sederet pengalaman di dunia jurnalistik, Ella memberanikan diri mengikuti casting news presenter di program Fokus Pagi Daerah Jawa Timur di Stasiun TV Indonesia. Berkat tekad dan keahlian yang dimiliki, membuat ia berhasil diterima sebagai presenter di TV nasional.

Menjadi presenter menjadi mimpi Ella sejak awal. Meski sempat pesimis, merasa bahwa cita-citanya hanya angan belaka.

Mengingat hanya orang yang berasal dari pedesaan. Namun, berkat tekad dan semangatnya belajar dari berbagai komunitas dan tempat untuk mengasah skill yang dibutuhkan.

Berhasil mengantarkan gadis desa dikenal oleh seluruh Indonesia.

Tidak selalu berjalan mulus, aneka rintangan menghadang jalan telah dilalui perempuan 24 tahun tersebut dalam meraih mimpi.

Salah satunya, kehilangan orang yang paling ingin melihat putrinya sukses sebagai presenter. Yakni, bapaknya. Meski sangat terpukul, namun Ella berhasil bangkit.

Dengan meyakini, meski orang yang sangat dicintainya tersebut sudah tidak ada di dunia. Namun, mimpi bersamanya harus tetap diwujudkan karena tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya gagal.

Dia mengatakan, menggapai cita-cita perlu ketekunan dan kegigihan untuk melewati step by step perjalanan. Selain itu, diperlukan fokus terhadap tujuan.

Salah satunya, dengan tidak menghiraukan anggapan remeh dari orang lain. Berani mencoba, tidak takut gagal, menemukan relasi yang supportif, dan doa juga menjadi hal penting dalam keberhasilannya meraih cita-cita.

‘’Untuk generasi muda yang sedang berjuang di jalannya masing-masing, jangan patah semangat, hidup bukan perlombaan, bukan tentang siapa yang sampai finish duluan. Tapi, tentang bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain,’’ pungkasnya. (*/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#UTM #jurnalistik #bojonegoro #Ilmu Komunikasi #tv #presenter