Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

AJI Bojonegoro Serukan Kebebasan Pers: Jurnalis Hadapi Ancaman Kekerasan dan AI

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 4 Mei 2025 | 20:10 WIB
KEBEBASAN PERS: AJI Bojonegoro bersama persma dan organisasi masyarakat sipil menyuarakan kebebasan pers di Hari Kebebasan Pers Dunia kemarin (3/5) (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
KEBEBASAN PERS: AJI Bojonegoro bersama persma dan organisasi masyarakat sipil menyuarakan kebebasan pers di Hari Kebebasan Pers Dunia kemarin (3/5) (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jurnalis menghadapi ancaman kekerasan fisik dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Temuan itu berdasarkan hasil kajian di Hari Kebebasan Pers Dunia kemarin (3/5).

Momentum peringatan World Press Freedom Day (WPFD) di Indonesia yang jatuh pada 5 Mei diisi berbagai aksi dan kegiatan. Menyuarakan hak bebas bersuara, berpendapat, dan posisi pers untuk menjaga demokrasi di Indonesia.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro menggelar diskusi dirangkai musikalisasi puisi anggota organisasi, dan bersama organisasi jurnalis atau wartawan lainnya.

Mulai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bojonegoro, Forum Jurnalis Televisi Bojonegoro (FJTB), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bojonegoro, hingga Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro. Serta, berbagai pers mahasiswa (persma) dan organisasi masyarakat sipil lain.

Berbagai pembahasan turut diperbincangkan. Disindir dengan gaya melalui musik hingga stand up comedy. Menyinggung tantangan dan perjuangan kebebasan pers di tengah gempuran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sampai badai pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja media.

(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Bahkan, infonya Kompas TV mem-PHK 150 orang, TV One 75 orang, CNN Indonesia TV 200 orang, VIVA.co.id menutup kantor di Pulogadung, Emtek mulai PHK 100 orang, serta MNC regrouping dari sepuluh menjadi tiga pemimpin redaksi (pemred) dan menutup 25 biro serentak per 8 Mei.

Ketua AJI Bojonegoro M. Suaeb menuturkan, peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia diperingati 34 AJI kota/kabupaten se-Indonesia. Dia turut membahas adanya tantangan AI, produk dihasilkan AI bukan karya-karya jurnalistik. Produk jurnalistik melalui pelbagai tahapan. Dari pengumpulan data, wawancara, konfirmasi, verifikasi, dan penulisan berita.

Hadirnya AI berpengaruh terhadap kinerja-kinerja jurnalistik. Di samping itu, jurnalis juga menghadapi gelombang PHK. Indeks kebebasan pers dalam titik terendah.

Hari Kebebasan Pers Dunia menjadi pengingat bahwa jurnalis harus berserikat untuk perjuangkan haknya. ‘’Jurnalis harus berkolaborasi,’’ tuturnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#persma #kecerdasan buatan #ijti #diskusi #aji #pwi #artificial intelligence #phk #jurnalistik #JMSI #Forum #Smsi #bojonegoro #demokrasi #kebebasan pers #Hari Kebebasan Pers Dunia #jurnalis