Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pakar Sebut GTA VI Masih Jauh dari Selesai, Kemungkinan Rilis Bakal Ditunda Kembali

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 8 Januari 2026 | 16:54 WIB
Salah satu poster resmi Grand Theft Auto VI, menampilkan dua karakter utama gim tersebut, Jason Duval (kanan) dan Lucia Caminos (kiri). (Dok. Rockstar Games)
Salah satu poster resmi Grand Theft Auto VI, menampilkan dua karakter utama gim tersebut, Jason Duval (kanan) dan Lucia Caminos (kiri). (Dok. Rockstar Games)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rilis video game Grand Theft Auto (GTA) VI masih dijadwalkan cukup jauh, yakni pada November mendatang. Namun pakar teknologi memperkirakan produsen game tersebut, Rockstar Games bisa saja terpaksa menunda kembali titel yang sudah dinanti hampir satu setengah dekade tersebut.

Sebagai pengingat kembali, GTA VI awalnya diumumkan akan rilis pada tahun lalu saat pertama kali diperkenalkan 2023 silam. Namun kemudian pada Maret 2025, perusahaan asal Skotlandia tersebut mengumumkan penundaan rilis menjadi Maret 2026.

Kamudian pada November lalu, Rockstar kembali memundurkan tanggal rilis GTA VI menjadi November 2026. Tentu, para penggemar GTA banyak yang berkeluh kesah atas dua kali penundaan rilis tersebut, terlebih mereka sudah menanti titel baru sejak GTA V diluncurkan 2013 silam.

Dalam podcast Button Mash milik channel The Ringer, pakar teknologi Bloomberg, Jason Schreier mengklaim GTA VI masih belum tuntas dikerjakan. Sehingga Jason memperkirakan GTA VI bakal ditunda lagi, namun tidak jauh-jauh dari target saat ini.

“Terakhir saya dengar, produksi konten dalam game tersebut belum selesai. Para karyawan mereka masih memilah-milah misi dan fitur untuk dimasukkan kedalam produk jadi,” jelas Schreier pada Rabu (7/1), sebagaimana dikutip dari Dexerto dan Hypebeast.

Scheier sendiri terkenal berhasil memperkirakan penundaan pertama GTA VI pada Maret 2025 silam. Dirinya sendiri berpendapat potensi penundaan kali ini memiliki alasan yang sama dengan sebelum-sebelumnya, yakni target Rockstar untuk memoles GTA VI tanpa memaksa karyawan untuk lembur.

“Masih banyak yang harus dikerjakan, sehingga saya berharap mereka selesai lebih cepat sehingga punya waktu untuk membereskan galat (bug). Saya yakin orang-orang Rockstar juga tidak 100 persen yakin game mereka akan tuntas pada 2026,” lanjut Schreier.

Schreier juga menekankan pada keadaan produk jadi pada saat rilis, terlebih dengan status GTA sebagai salah satu serial game paling terkenal di kalangan umum. “Bebannya besar sekali, Rockstar tidak dapat berkompromi selain mengeluarkan produk yang sempurna. GTA VI merupakan priduk yang haram dirilis dalam keadaan setengah jadi,” tambahnya.

Sebelumnya pada Oktober 2025, Schreier menyebut bahwa hingga 40 karyawan menderita pemutusan hubungan kerja (PHK) dari kantor utama Rockstar di Skotlandia, serta kantor cabang Amerika Serikat dan India. Sementara itu, sejak pegumuman penundaan kedua pada November silam, Rockstar Games belum merilis materi promosi baru untuk GTA VI. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#GTA VI #Grand Theft Auto #Penundaan Rilis #karyawan #Rockstar Games #video game #podcast #bloomberg #game #rockstar #penundaan #GTA