RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Satu lagi film hasil adaptasi gim video menghiasi layar bioskop dunia, tak terkecuali di Indonesia. Namun yang agak berbeda, jika biasanya gim video yang diadaptasi berasal dari seri gim terkenal, film satu ini merupakan adaptasi sebuah video gim indie asal Jepang yang masih populer hingga saat ini.
Exit 8, yang telah tayang sejak minggu lalu (10/9) dan masih tayang di berbagai bioskop Indonesia, saat ini merupakan adaptasi dari gim video asal Jepang dengan judul The Exit 8, yang dirilis pada 2023 silam. Selain dapat dinikmati dalam berbagai platform, termasuk Android dan iOS, versi virtual reality (VR) juga tersedia untuk pengguna komputer dan konsol sejak 2024, dan gim masih menerima update hingga kini.
Gim The Exit 8 diproduksi oleh kolektif Kotake Create, sementara adaptasi filmnya digarap oleh AOI Productions dengan Genki Kawamura sebagai sutradara. Sama seperti gimnya yang tak memiliki banyak karakter, para aktor dan aktris dalam film ini juga tergolong minimalis.
Premis film tidak jauh-jauh dari gim yang menjadi basis sinema satu ini: Seorang tanpa nama (diperankan Kazunari Ninomiya) tersesat dalam sebuah stasiun kereta bawah tanah di Tokyo pada malam hari. Menurut papan informasi stasiun, satu-satunya pintu keluar yang terbuka di stasiun tinggal pintu keluar gerbang nomor 8.
Namun setelah lama berjalan, pria tersebut tidak kunjung menemukan pintu keluar yang dimaksud. Selain itu dalam perjalanannya, dia berulang kali berpapasan dengan seorang pekerja kantoran (diperankan Yamato Kochi).
Saat berhenti, barulah dia menemukan petunjuk tambahan dari pihak stasiun. Pertama, dilarang menengok ke belakang saat berjalan. Kedua, jika menemukan anomali dalam stasiun, mundur dan hindari, sementara kalau tidak ada, jalan terus. Akhirnya, pintu keluar hanya ada di gerbang nomor 8.
Jika petunjuk tersebut dilanggar, pria tanpa nama tersebut bakali dikembalikan ke tempat awal dirinya di stasiun dan harus mengulangi perjalanan. Sehingga dalam keputusasaan yang semakin meningkat, dirinya mencoba bertanya kepada si pekerja kantoran dan berbagai pengunjung stasiun lain yang juga terjebak untuk mencari jalan keluar bersama-sama.
Namun di tengah perjalanan mereka, berbagai anomali terus terjadi, sehingga mengubah pencarian pintu keluar menjadi ajang tarik-ulur psikologis dan mental para pengunjung. Lambat laun, sang pria menyadari ada yang tidak biasa terhadap anomali tersebut.
Exit 8 pertama kali ditayangkan pada Festival Film Cannes 2025 pada Mei lalu, dengan sambutan luar biasa. Selain itu Exit 8 akan diputar lagi di Festival Film Sitges besok (19/9). Indonesia sendiri menjadi salah satu negara paling belakang yang kebagian jatah screening Exit 8 untuk bioskop umum.
Jangan khawatir, tidak perlu bermain gim The Exit 8 terlebih dulu untuk dapat menikmati film Exit 8. Baik gim dan filmnya sama-sama menenggelamkan penikmatnya dalam petualangan dan drama horor psikologi yang bakal mengguncang pikiran dan hati. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana