RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penggemar gim video sepak bola EA Sports FC (EAFC) 26 bakal segera dapat membeli memainkan gim kesayangan mereka pada 26 September mendatang. Bagi mereka yang sudah merogoh kocek dalam-dalam untuk memesan versi Ultimate Edition bahkan bisa segera bermain pada Jumat (19/9) mendatang.
Sebagai satu dari dua gim sepak bola papan atas yang berada di pasar, EAFC masih menampilkan berbagai klub dari banyak liga di perbagai penjuru dunia. Namun tak seperti pesaingnya, yakni eFootball yang lebih lengkap dalam urusan liga Asia, EAFC lebih berfokus ke liga-liga Eropa dan Amerika Serikat.
Hal tersebut tentu memengaruhi susunan pemain yang tampil dan dapat dimainkan serta dikoleksi para penggemar EAFC, tak terkecuali para penggawa Timnas Indonesia yang bermain di luar negeri. Perpindahan para pemain ke liga yang tak dikaver oleh EAFC menyebabkan nama mereka hilang dari roster musim ini.
Total untuk EAFC 26, ada 14 penggawa Timnas Indonesia yang tampil dan dapat direkrut ke skuad impian para pemain gim tersebut. Jumlah tersebut sama seperti total penggawa yang tampil di gim pendahulunya, EAFC 25, tanpa menghitung duplikat.
Sebagai catatan samping, beberapa pemain seperti Kevin Diks, Jay Idzes dan Elkan Baggott memiliki versi duplikat sesuai dengan perpindahan klub yang mereka lakukan pada pertengahan atau akhir musim lalu. Selain itu, Kevin memiliki duplikat versi tim All-Star (TOTY) Liga Denmark, yang bernilai lebih tinggi dari kedua versi normalnya.
Dua dari tiga penggawa terbaru Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans juga sudah resmi menerima status WNI untuk versi virtual mereka. Mauro yang bermain untuk FC Volendam menjadi pemain dengan rating (OVR) paling rendah dengan skor 58, sementara Miliano dipasangi skor OVR 66.
Sejatinya kawan mereka, Adrian Wibowo juga tercatat telah memiliki versi virtual di EAFC 26. Namun karena proses naturalisasi Adrian belum selesai, pemuda asal Los Angeles tersebut masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat saat ini.
Ada cukup banyak para pemain yang tampil di EAFC 25, namun kini hilang dari EAFC 26 karena berpindah liga. Yakni Pratama Arhan (ke Bangkok United), Nathan Tjoe-a-on (ke Williem II Tilburg), Eliano Reijnders (Persib Bandung) dan Sandy Walsh (ke Buriram United).
Pun demikian dengan eFootball memiliki lisensi Thai League dan AFC Champions League 2, tinggal menunggu waktu bagi para pemain gim tersebut untuk dapat bermain sebagai Arhan, Sandy, atau Eliano dalam gim produksi Konami tersebut.
Emil Audero yang kini membela US Cremonese jadi pemain dengan rating OVR normal tertinggi dan satu-satunya dengan kartu warna emas, dengan nilai 78. Sementara di luar kiper, Diks menjadi yang tertinggi dengan OVR 74.
Tentu dibanding dengan mayoritas pemain sepak bola lain yang tampil dalam gim tersebut, semuanya tergolong standar atau bahkan di bawah standar. Namun bagi mereka yang ingin membuktikan diri jago bermain gim tersebut, menyusun skuad berisi penggawa Timnas Indonesia bakal jadi tantangan mandiri yang lajyak dicoba. (edo)
Daftar Pemain Timnas Indonesia di EA Sports FC 26
- Emil Audero (GK) - US Cremonese (Serie A) - OVR 78
- Kevin Diks (CB) - Borussia Monchengladbach (Bundesliga) - OVR 74
- Maarten Paes (GK) - FC Dallas (MLS) - OVR 72
- Mees Hilgers (CB) - FC Twente (Eredivisie) - OVR 72
- Jay Idzes (CB) - US Sassuolo (Serie A) - OVR 72
- Calvin Verdonk (LB) - Lille OSC (Ligue 1) - OVR 71
- Dean James (LB) - Go Ahead Eagles (Eredivisie) - OVR 70
- Ole Romeny (RM) - Oxford United (EFL Championship) - OVR 67
- Miliano Jonathans (LW) - FC Utrecht (Eredivisie) - OVR 66
- Ragnar Oeratmangun (LM) - FCV Dender (1A Pro League) - OVR 65
- Justin Hubner (CB) - Fortuna Sittard (Eredivisie) - OVR 64
- Elkan Baggott (CB) - Ipswich Town (EFL Championship - OVR 63
- Ivar Jenner (CDM) - FC Utrecht (Eredivisie) - OVR 61
- Mauro Zijlstra (ST) - FC Volendam (Eredivisie) - OVR 58
- Adrian Wibowo (ST) - Los Angeles FC (MLS) - OVR 52