3 Poin Inti:
Posisi Kritis Rupiah: Nilai tukar Rupiah terhadap USD terkoreksi tajam hingga menyentuh kisaran Rp18.036, menjadikannya salah satu titik terendah secara historis bagi fundamental ekonomi Indonesia pada Juni 2026.
Dominasi Singapura dan Brunei: Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Brunei (BND) menduduki puncak klasemen sebagai mata uang paling tangguh di Asia Tenggara, didukung oleh nilai tukar yang nyaris identik di angka 1,28 per USD karena kesepakatan patokan mata uang (currency peg).
Mata Uang Bernominal Terkecil: Dong Vietnam (VND) dan Kip Laos (LAK) secara konsisten berada di dasar peringkat, menjadikannya mata uang dengan nilai tukar per unit terkecil terhadap USD di kawasan ini.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Nilai tukar Rupiah (IDR) terpantau menyentuh level terendah historisnya di angka Rp18.036 per 1 Dolar AS (USD) pada awal Juni 2026.
Di tengah tekanan ekonomi global, mata uang Indonesia kini berada di urutan ketiga terbawah di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan nilai nominal per unitnya, hanya satu tingkat di atas Kip Laos (LAK) dan Dong Vietnam (VND) yang menjadi mata uang dengan unit terkecil.
Sebaliknya, Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Brunei (BND) tetap kokoh memimpin sebagai mata uang terkuat di kawasan ini dengan nilai tukar yang dipatok identik.
Daftar Peringkat Nilai Tukar ASEAN Terhadap USD (Juni 2026)
Berikut adalah urutan lengkap nilai tukar mata uang negara-negara ASEAN, diurutkan dari nilai nominal per unit yang paling rendah hingga yang terkuat terhadap Dolar Amerika Serikat:
| Peringkat | Negara | Mata Uang (Kode) | Nilai Tukar (per 1 USD) |
| 1 | Vietnam | Dong (VND) | ~26.276 VND |
| 2 | Laos | Kip (LAK) | ~21.946 LAK |
| 3 | Indonesia | Rupiah (IDR) | ~18.036 IDR |
| 4 | Myanmar | Kyat (MMK) | ~2.100 MMK |
| 5 | Kamboja | Riel (KHR) | ~4.000+ KHR |
| 6 | Filipina | Peso (PHP) | ~61,49 PHP |
| 7 | Thailand | Baht (THB) | ~32,61 THB |
| 8 | Malaysia | Ringgit (MYR) | ~4,02 MYR |
| 9 | Brunei Darussalam | Dolar Brunei (BND) | ~1,28 BND |
| 10 | Singapura | Dolar Singapura (SGD) | ~1,28 SGD |
Analisis Pasar dan Visibilitas Keuangan Kawasan
Pelemahan mata uang yang dialami oleh beberapa negara emerging market di ASEAN seperti Indonesia dan Laos sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter global dan dinamika pasar valuta asing (forex).
Baca Juga: Rupiah Babak Belur Saat Dolar Ngamuk tapi Singapura Kok Aman? Ini 5 Biang Keroknya!
Kondisi ini menuntut bank sentral di masing-masing negara untuk terus melakukan intervensi strategis demi menjaga stabilitas pasar domestik.
(Sebagai tambahan referensi berbasis data untuk memantau pergerakan nilai tukar resmi dan rilis kebijakan stabilitas moneter secara real-time di Indonesia, data tersebut dapat diakses secara transparan melalui portal resmi Bank Indonesia (BI)).
Tingginya disparitas antara nilai mata uang terkuat (SGD) dan terlemah (VND) di kawasan ini kembali menegaskan pentingnya resiliensi fondasi ekonomi masing-masing negara dalam menahan guncangan eksternal supremasi Dolar AS. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko